CLOSE PAGE : PRINT NEWS

 

 

 
NEWS CATEGORIES
Mimbar Keagamaan
Opini Redaksi
Seputar Manadoku 
Politik Pemerintahan
Pendidikan Budaya
Bisnis Ekonomi
Hukum dan Kriminal
Historika dan Tokoh
Bolamania Tribun
BERITA DAERAH
Minahasa Induk
Minahasa Minut
Minahasa Selatan
Minahasa Tenggara
Tomohon
Bitung 
Sanger dan Talaud 
Bolmong 
REDAKSI INFO.
About Us

 

Alamat: Kompleks Ruko Megamas, Blok IB No. 38, Manado
Telp: (0431) 879799 (Hunting),
Fax: (0431) 879795 (Redaksi), (0431) 879790 (Marketing)
 

  

Berita Mimbar dan Keagamaan 

17 Januari 2008

MUI Sulut Minta Pemerintah Tetap Waspadai JAI 

 

 IKUTI BERITA LAIN

Umat Budha Sembahyang Pelita untuk Soeharto

Sembahyang Leluhur Menyambut Tahun Baru Imlek

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulut menilai pernyataan Jemaah Ahmadiyah Indonesia (JAI) yang mengakui Nabi Muhammad sebagai nabi terakhir perlu disambut baik. Namun, pemerintah harus tetap mewaspadai.
Sekretaris MUI Sulut, Drs Amin Lasena, Rabu (16/01) mengatakan, sesuai informasi yang kami ikuti waktu lalu, keputusan yang diambil JAI tersebut setelah melakukan pembicaraan dengan Depag pada 14 Januari 2008 lalu yang dihadiri tokoh agama Is-lam dan instansi pemerintah. Dalam pertemuan tersebut JAI mengeluarkan 12 butir penjelasan mengenai pokok ajaran Ahmadiyah yang di-tandatangani oleh Amir JAI Abdul Basit.
“Kami menyambut baik se-bagai saudara sesama Mus-lim kalau benar JAI sudah bertobat mengakui Nabi Muhammad sebagai Nabi ter-akhir dan Mirza Ghulam Ah-mad sebagai guru. Tetapi ka-lau pernyataan mereka ini se-kadar taktik saja harus be-nar-benar diwaspadai,” kata.
“Kita berharap JAI tidak se-kadar lips service atau per-nyataan omong kosong de-ngan pengakuan yang terbaru ini. Kami akan lihat lebih lan-jut sejauh mana kesung-guhan pernyataan mereka itu. Kalau sungguh-sungguh mereka kembali kepada aja-ran Islam maka kita terima mereka sebagai saudara kita,” tegasnya.
Pernyataan JAI tersebut me-nurut dia, akan menjadi pem-bahasan selanjutnya dan MUI Sulut masih menunggu un-dangan dari MUI Pusat untuk membicarakan masalah ini. “MUI tetap akan mempelajari dan melakukan klarifikasi ke-pada tim penandatanganan 12 butir JAI,” tandasnya.
Menurutnya, banyak hal yang akan dipertanyakan se-cara detail 12 butir pernya-taan JAI tersebut. “Intinya se-sama umat beragama, seba-gai saudara sebangsa kami menghargai pengakuan yang tertera dalam 12 butir itu. Tetapi hal ini akan diakui bila telah ada klarifikasi terhadap JAI,” cetusnya.(lex)

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin