CLOSE PAGE : PRINT NEWS

 

 

 
NEWS CATEGORIES
Mimbar Keagamaan
Opini Redaksi
Seputar Manadoku 
Politik Pemerintahan
Pendidikan Budaya
Bisnis Ekonomi
Hukum dan Kriminal
Historika dan Tokoh
Bolamania Tribun

BERITA DAERAH
Minahasa Induk
Minahasa Minut
Minahasa Selatan
Minahasa Tenggara
Tomohon
Bitung 
Sanger dan Talaud 
Bolmong 

REDAKSI INFO.
About Us

Alamat: Kompleks Ruko Megamas, Blok IB No. 38, Manado
Telp: (0431) 879799 (Hunting),
Fax: (0431) 879795 (Redaksi), (0431) 879790 (Marketing)
 

  

Berita Kota Manado dan Sekitarnya 

18 Januari 2008

Keinginan dibuatkan tanggul dipastikan sulit direalisasi
Wawali Minta Warga Maasing Korban Abrasi Bersedia Pindah

 

 IKUTI BERITA LAIN

Distibum Layangkan Pemberitahuan II ke Warga Texas

Pembahasan lanjutan digelar di ruang Taroreh
APBD 2008 Tunggu Persetujuan Gubernur (lagi)

Akhir Januari, Deadline Pengusaha Urus Izin

PD Pasar Tunggu Penyerahan dari Dinas PU

Lintas Berita Kota

Wakil Walikota Manado, Abdi Buchari SE MSi meng-ungkapkan warga Maasing korban abrasi pantai, harus-nya bersedia pindah dari lo-kasi saat ini, ke tempat yang lebih aman. Pasalnya, ke-inginan warga supaya di-buatkan tanggul penahan ombak, kemungkinan besar sulit terealisasi.

Penegasan wawali ini me-nanggapi sikap penolakan warga Maasing korban abrasi pantai. “Pembangunan talud juga harus mengacu pada ke-tentuan yang berlaku. Sesuai undang-undang, harus mun-dur sekitar delapan meter dari lokasi pembangunannya,” ka-tanya, Kamis (17/01) kemarin. 
Karena itu, ungkap wawali, warga diharapkan untuk mau direlokasi, apalagi akan di-siapkan tempat bagi mereka. Soal alasan warga bahwa dae-rah relokasi tak mendukung profesi mereka sebagai nela-yan, Wawali mengatakan, hal tersebut hanya perbedaan pola pikir saja. “Ibarat naik kenda-raan, penumpang maunya di-antar sampai ke dapur. Saya kita untuk warga Maasing, ting-gal bagaimana bijak-bijak di tempat yang baru,” tukasnya. 
Lebih lanjut Buchari menje-laskan, saat ini pemkot se-mentara menyiapkan lahan untuk pembangunan rumah susun (rusun) yang antara lain akan diperuntukkan untuk relokasi warga di kawasan rawan bencana. “Departemen PU sudah sudah menyetujui pembangunan satu unit ru-sun, kita sementara cari lokasi mungkin di daerah Bailang,” imbuhnya. 
Hal senada dikatakan Ketua Komisi D DPRD Kota Manado Amir Liputo, yang dikonfir-masi terpisah. Menurutnya, maksud pemerintah untuk merelokasi warga Maasing semata-mata untuk kesela-matan warga agar terhindari dari bahaya abrasi. Untuk itu, Liputo menyatakan akan kembali melakukan pembica-raan dengan warga mengenai hal ini. “Soal penolakan warga, kami juga pahami, tapi perlu juga dipahami bahwa kalau tidak dipindahkan maka hal yang sama akan kembali terjadi,” ujar Liputo kepada wartawan. 
Pastinya, menurut Liputo, kawasan tersebut sangat rawan untuk dihuni. “Untuk itu kami harapkan agar warga juga pa-hami bahwa maksud pemerin-tah adalah untuk keselamatan mereka juga dan saya akan bicarakan lagi hal itu dengan warga,” kata Liputo. 
Selain karena berada di daerah rawan bencana, di sekitar lokasi tersebut lanjut Liputo juga akan dibangun lanjutan Jalan Boulevard. “Soal keinginan warga yang meminta dibangunya talud, mungkin juga terkait dengan rencana pembangunan Jalan Boulevard di sekitar lokasi itu,” imbuhnya.(vic/ftj)

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin