|
|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Minahasa Selatan |
18 Januari 2008
|
|
Diduga telah dibungakan
Dana Bantuan Parpol 2007 Ditengarai Mengendap di Badan Kesbang
|
Memasuki tahun anggaran baru 2008 ini, Badan Kesbang (Kesatuan Bangsa) Minsel, mendapat ‘tamparan keras‘. Pasalnya, instansi yang dipimpin oleh Drs Johanis Pinaria ini diduga telah mengendapkan dana bantuan yang di-khususkan bagi partai politik (parpol) di Minsel untuk tahun anggaran 2007.
Bahkan, dana buat parpol yang mempunyai kursi di DPRD Minsel tersebut disinya-lir telah dibungakan oleh pi-hak Kesbang hingga mencapai ratusan juta di bank. Menurut penuturan sejumlah kalangan parpol yang meminta nama mereka tak dikorankan (17/01) kemarin, dana bantuan yang diperuntukkan bagi tujuh parpol di DPRD Minsel ini diketahui cukuplah besar
Di mana, masing-masing kursi di DPRD menerima sebe-sar Rp 20 juta per orang. Se-dangkan saat ini di DPRD ada 30 personel, berarti ada seki-tar Rp 600 juta yang diduga telah diendapkan.
Menurut sumber tadi, dari informasi yang diterima dari Bupati Minsel, Drs Ramoy Lun-tungan, dana itu telah siap di-salurkan sejak pertengahan tahun 2007 lalu. Namun, tidak diketahui kenapa hingga awal tahun 2008 ini tak ada tanda-tanda untuk disalurkan.
Ketika dikonfirmasi, Kepala Badan Kesbang, Drs Johanis Pinaria, membantah jika pihak-nya dikatakan telah mengen-dapkan apalagi telah membu-ngakan dana bantuan Parpol untuk tahun 2007 tersebut.
Menurut Pinaria, memang ada sedikit keterlambatan soal pe-nyaluran bantuan. Dikarena-kan ada sejumlah parpol yang lambat memasukkan berkas, serta adanya tarik menarik siapa pengurus partai yang sah dan layak untuk menerima da-na bantuan itu.
“Kami sudah siap menyalur-kan dana parpol itu, tapi masih ada parpol yang lambat atau ada kendala dalam proses pemasuk-an berkas sesuai dengan persya-ratan dan aturan,” kilah Pinaria.
Adapun jumlah kursi pene-rima dana bantuan parpol tadi adalah PG 10 kursi, PDI-P 8 kursi, PD 5 kursi, PDS 4 kursi, PNBK 1 kursi, Pelopor 1 kursi, dan PKPI 1 kursi.(pen)
|
|