|
|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Minahasa Tenggara |
18 Januari 2008
|
|
Pemkab respons positif pembentukan KPUD
Tanpa KPUD Sendiri, Pilkada Mitra Terancam Gagal
|
Pelaksanaan Pilkada di Mitra untuk memilih Bupati dan Wakil Bupati definitif di 2008 ini, terancam gagal. Pasalnya, dana yang dialokasikan ternyata sangat minim. Salah satu solusi mengantisipasi ancaman ini adalah dengan membentuk KPUD sendiri.
Hal ini terungkap dalam per-bincangan dengan tim kajian pembentukan KPUD Mitra, Ka-mis (17/01) kemarin. Ketua Tim Dirk Tolu SH MH mengatakan, saat ini alokasi dana untuk pe-laksanaan Pilkada Mitra total berjumlah Rp 2 miliar. Angka ini masing-masing Rp 1 miliar dari APBD Mitra 2008, sedangkan APBD Minsel (Kabupaten Induk) dan APBD Propinsi hanya masing-masing Rp 500 juta.
“Ini sangat minim, karena estimasi anggaran Pilkada Mitra jauh di atas itu, di mana KPUD Minsel menyodorkan angka Rp 7,2 miliar,” kata Tolu dalam per-temuan bincang-bincang yang juga dihadiri tim lainnya, ma-sing-masing Drs Ventje Tamo-wangkay MSi (Waket), Arce Ma-nawan (Sekretaris), Drs Ascke Benu, Hanny Kindangen SE, dan Izhak Ntoma, masing-masing sebagai anggota.
Dikatakan, untuk menyikapi ini, perlu ada KPUD sendiri di Mi-tra karena ada aliran dana dari pusat. “Yang pertama saja sudah akan ada Rp 1,2 miliar, untuk belanja pegawai, belanja barang dan belanja modal sebagaimana diinformasikan anggota DPR RI. Ini belum termasuk dana untuk pelaksanaan pilkada. Jadi sa-ngat rugi jika kita tidak mem-bentuk KPUD Mitra,” papar Tolu.
Senada dikatakan Tamowang-kay. Menurutnya, pembentukan KPUD Mitra juga merupakan ja-waban atas pelaksanaan otono-misasi secara murni. “Kan sa-ngat aneh kalau pilkada kita diatur oleh daerah lain,” tukasnya.
Diketahui, tim kajian pemben-tukan KPUD Mitra telah melaku-kan pertemuan dengan KPU Pusat yang menghasilkan reko-mendasi pembentukan KPUD Pemekaran. “Kita akan tindak lanjuti hasil dari KPU Pusat de-ngan melakukan pertemuan de-ngan KPUD propinsi secara ke-lembagaan, besok (hari ini, red),” ujar Tamowangkay.
Sementara itu, pihak Pemkab Mitra kembali memberikan res-pons positif atas wacana pem-bentukan KPUD Mitra. Dikon-firmasi terpisah via ponsel tadi malam, Sekdakab Mitra, Drs Adri Mokat mengatakan, wacana pembentukan KPUD Mitra me-rupakan aspirasi warga yang juga perlu dihargai. “Kita di pem-kab tentu sangat menghargai aspi-rasi itu dan memang kalau me-mang ada aturan yang kemudian memberikan kesempatan untuk itu, kita akan dukung,”
katanya.(ftj)
|
|