|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Politik dan Pemerintahan |
18 Januari 2008
|
|
2007, Sulut dinilai minim penyimpangan
Tatara: Hasil Evaluasi Banwas Diragukan
|
Hasil evaluasi Badan Pengawas (Banwas) Propinsi Sulut yang menyimpulkan bahwa pada tahun 2007 lalu instansi di lingkup Pemprop Sulut minim penyimpangan, ditang-gapi oleh salah seorang personel DPRD Sulut, Timmy Tata-ra SE MM. Kepada Komentar, Kamis (17/01) kemarin, ia menyatakan kurang yakin alias meragukan hasil evaluasi yang dibeber pihak Banwas Sulut.
“Kenapa saya meragukan hasil evaluasi tersebut? Karena Ban-was adalah internal auditor yang berada di lingkup Pemprop Sulut. Jadi meskipun Banwas melakukan pemeriksaan dan evaluasi sesuai prosedur audit standar, tetapi objektivitas me-reka diragukan,” ujarnya.
Untuk itu, Tatara menyarankan agar Banwas melibatkan auditor atau akuntan publik yang benar-benar independen. Ini dimaksud-kan supaya hasil evaluasi yang di-lakukan benar-benar objektif dan mencerminkan kondisi di lapangan.
“Kalau memang ingin melihat kondisi yang benar-benar riil, se-baiknya libatkan auditor indepen-den. Saya tantang Banwas untuk melakukan itu,” tandasnya.
Meski begitu, Tatara menilai apa yang dibeber pihak Banwas meru-pakan hal yang sah dan wajar. Sebab sebagai lembaga auditor internal me-reka punya kewenang-an untuk memberikan penilaian terhadap ob-jek yang diaudit, da-lam hal ini seluruh in-stansi di lingkup Pem-prop Sulut.
Diketahui, Kepala Ba-dan Pengawas (Banwas) Pemprop Sulut, Ir RLE Mamesah, Rabu (16/01) lalu menegaskan, dalam waktu dekat ini pihaknya akan melapor-kan hasil pemeriksaan yang dilakukan di se-luruh Satuan Kerja Pe-rangkat Daerah (SKPD) pada tahun anggaran 2007 lalu. Menurutnya hasil evaluasi menun-jukkan tingkat penyimpangan di 2007 sangat kecil.(rol)
|
|