|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Berita
Bolaang Mongondow
|
19 Januari 2008
|
|
Alihkan Status UDK ke PTN, Rektor Bentuk Tim Gabungan
|
Akhirnya, proses untuk pengalihan status UDK (Universitas Dumoga Kotamobagu) menjadi PTN (Perguruan Tinggi Negeri) segera ditindak lanjuti oleh Rektor UDK, Ir Sahrun Dalie. Sebagai langkah konkritnya, Dalie kemudian memanggil seluruh civitas akademi UDK, dan hasilnya adalah dengan membentuk Tim gabungan yang terdiri dari unsur Petinggi Rektor dan BEM UDK.
Dalie mengatakan, Tim gabungan ini dibetuk guna menindak lanjuti statement yang telah dilontarkan oleh Walikota KOTamobagu, Ir Hi Siswa Rachmat Mokodongan. Mengulang apa yang pernah disampaikan oleh Mokodongan, belum lama ini, Mokodongan mengatakan bila UDK telah diserahkan kepada Pemkot KK sebelum medio tahun 2008, maka Pemkot KK akan mengupayakan untuk memploting anggaran untuk pembangunan UDK melalui ABT. Olehnya, pertemuan yang digelar, Kamis (17/010), di aula Kampus UDK, telah menyepakati dengan menunjuk Mustari Talamati SE sebagai Ketua Tim gabungan dan Marthen Tangkere sebagai Sekretaris. Dalam pertemuan yang turut melibatkan dosen dan aktivis mahasiswa itu, telah menyepakati untuk menggelar Dialog terbuka untuk membahas mengenai program Pemkot Kotamobagu yang menjadikan KK sebagai Kota Pendidikan. Disamping itu, dialog yang rencanannya akan melibatkan seluruh stekholder, dan yang terutama adalah pengurus YPTK, dinilai sebagai kunci penentu masa depan UDK.
“Dalam waktu dekat ini, kami akan menggelar dialog terbuka yang akan memlibatkan seluruh komponen masyarakat KK yang peduli terhadap dunia pendidikan,” kata Dalie, Jumat (18/01) kemarin, saat dikunjungi diruang kerjanya, seraya mengharapkan dengan pertemuan nantinya itu, akan menemukan titik terang soal status pengalihan pengelolahan UDK.
Dalie kemudian menegaskan, pada prinsipnya UDK sangat merespon pernyataan Mokodongan itu. Dan hal ini multak dilakukan sebelum Bolmong bersatu ini menjadi Propinsi Totabuan, harus memiliki satu PTN. “Karena ini merupakan salah satu prasyarat menuju Propinsi Totabuan yang tidak lama lagi akan terwujud,” kuncinya lagi. (tr-03)
|
|