HANYA SATU UNTUK SEMUA

 

 
NEWS CATEGORIES

 

Alamat: Kompleks Ruko Megamas, Blok IB No. 38, Manado
Telp: (0431) 879799 Fax: (0431) 879795 (Redaksi), (0431) 879790 (Marketing)

Head Lines News

19 Januari 2008

Warga Iran di Bolmong Dicurigai Terkait Sindikat


Dugaan kasus pencurian yang melibatkan empat warga negara Iran di Kabupaten Bo-laang Mongondouw (Bolmong), terus dikembangkan. Malah tanpa mengabaikan asas pra-duga tak bersalah, Polres Bol-mong mencurigai kemung-kinan keterlibatan mereka ter-hadap sebuah sindikat keja-hatan. “Kami sedang mengem-bangkan juga penyidikan soal hubungan mereka dengan sin-dikat,” imbuh Kapolres Bol-mong, AKBP Drs Wawan, Ju-mat (18/01) kemarin. 
Hanya saja, Wawan masih enggan bicara lebih soal du-gaan yang satu ini. Yang pasti pihaknya masih memperda-lam sejumlah kejadian aneh yang dialami empat warga Iran tersebut. Salah satunya terkait lakalantas mobil Kijang Innova Grand B 8252 NB di Desa So-limandungan, Kecamatan Bo-laang. Seperti diketahui, mobil ini adalah kendaraan yang di-carter warga Iran tadi. 
Dalam kasus ini, polisi meli-hat ada beberapa kejanggalan, di antaranya mengapa mereka tidak mau melapor ke polisi se-telah kecelakaan, tapi justru naik bajai ke Lolak. “Ini kan ada upaya melarikan diri. Ke-celakaan kok tak melapor ke polisi, tapi mobil ditinggal be-gitu saja,” kata Kapolres he-ran. Sedangkan ditanya soal dokumen-dokumen keimigra-sian, Kapolres menjelaskan semuanya sudah lengkap dan sejauh ini belum ada masalah. 
Hanya saja, mengingat ma-sih banyak hal-hal yang men-curigakan yang harus diung-kap, mulai hari Jumat (18/01) kemarin, status keempat WNA Iran tersebut resmi menjadi tahanan Mapolres Bolmong. Namun pihaknya tetap mela-kukan koordinasi dengan Pol-da maupun Mabes Polri. ‘’Kami tetap koordinasikan dengan Polda Sulut, kemudian me-nyampaikannya ke Mabes Polri dan Kedutaan Besar Iran di Indonesia,” terang Kapolres.
Ironinya, meski sudah resmi dikeluarkan Sprint (Surat Perintah Penahanan), namun keempat WNA tadi rupanya enggan dijebloskan di balik jeruji besi. Mereka justru du-duk-duduk di luar sel. Saat didatangi wartawan, mereka menolak untuk berbicara, ser-ta tidak ingin diambil gambar. Salah seorang kameramen dari sebuah stasiun TV yang hendak mengambil gambar sempat beradu mulut dengan Mohsen Sareban, salah satu warga Iran tersebut. 
Ia melambaikan tangannya pertanda menolak sambil berteriak dalam bahasa yang tidak bisa dipahami. Tapi ka-meramen TV lokal ini tetap me-maksa, sehingga nyaris ter-jadi adu jotos. Alhasil, polisi datang melerai. Pada bagian lain, secara terpisah, Direktur Reserse dan Kriminal Polda Sulut, Kombes Pol Drs Iskan-dar Ibrahim MM mengatakan, kasus pencurian oleh warga Iran, tetap dipercayakan pe-nanganannya kepada Polres Bolmong. Hanya saja pihak-nya akan tetap membantu me-nuntaskan kasus tersebut.
“Kasus ini tetap akan dita-ngani pihak Polres Bolmong. Dan kami akan tetapi mengi-kuti perkembangannya de-ngan mendapatkan laporan dari Polres Bolmong. Hanya saja kami juga akan melaku-kan koordinasi dengan pihak terkait,” ungkapnya.
Dijelaskan Iskandar, salah satu instansi yang akan di-koordinasikan untuk menun-taskan kasus ini adalah pihak imigrasi. Koordinasi ini me-nyangkut legalitas dokumen dari keempat warga Iran ter-sebut.(tr-03/tus/imo)

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin