|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Berita
Minahasa Induk
|
19 Januari 2008
|
Buru Adipura, Benahi Dulu Kantor Bupati
Target Adipura 2008 untuk Kota Tondano, langsung mendapat dukungan dari sejumlah kalangan warga Minahasa dan Tondano secara khusus. Sebab upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa ini dianggap sangat positif.
Namun pemkab disarankan untuk memperhatikan kebersihan dari lingkungan kantor bupati terlebih dahulu. "Ya, pemkab harus introspeksi diri dulu. Soalnya kebersihan di Kantor bupati saja saat ini nampak kurang diperhatikan. Lihat saja, kawasan ini belum terbebas dari asap rokok. Bahkan puntung rokok masih sering terlihat bertebaran dimana-mana, termasuk di pot bunga," ujar Evert M, salah satu warga Tondano.
Sementara dari pantauan harian ini, perhatian terhadap kebersihan di Kantor Bupati, memang masih sangat kurang. Selain sampah, WC di Kantor Bupati juga nampak belum mendapat perhatian serius. Buktinya, WC di lantai satu yang sering digunakan kalangan umum itu nampak kurang terawat. WC itu juga sangat menjijikkan karena bau busuknya.(dav)
PNS Bersihkan Eceng Gondok
Tekad Pemkab Minahasa untuk membersihkan eceng gondok dibuktikan. Jumat (18/01) kemarin, sekitar ratusan PNS turun lapangan untuk membersihkan eceng gondok yang telah menutupi Danau Tondano.
Kerja bakti massal pembersihan eceng gondok ini dipimpin langsung Bupati Stefanus Vreeke Runtu. Pada kesempatan tersebut, Vreeke mengatakan bahwa pengerahan PNS untuk memberantas eceng gondok murni tanpa bayaran. “Saya telah menunjukkan pembuktian dimana pemkab telah melakukan pembersihan eceng gondok yang dipelopori seluruh PNS di Mianhasa ini. Ini adalah start awal dan selanjutnya masyarakat akan saya berdayakan dalam mengangkat akan eceng gondok dan akan dibayar dengan dihitung per kilo,” ujarnya.
Hanya saja, aktivis pemuda Tondano Reyke Sumolang mengatakan untuk dana pemberantasan eceng gondok ini harus melihat dulu akan medan. Sehingga dengan anggaran Rp 1 miliar dianggap tidak cukup. “Anggarannya perlu untuk ditambah karena eceng gondok ini sudah mewabah di seantro Danau Tondano,” tukasnya.
Sebaliknya, Bupati Vreeke Runtu mengatakan dana Rp 1 miliar sudah cukup untuk memberantas tumbuhan spora ini. “Dana Rp 1 miliar ini akan diupayakan mencukupi. Kalau ada yang berkoar-koar tidak cukup, tambah akang tenaga dang jangan asal bicara,” timpalnya. (tr-01)
Jalan Tompaso rusak parah
Warga Desak Dinas PU Segera Bertindak
Ruas jalan Tompaso yang sampai saat ini masih saja terlihat rusak dan dipenuhi akan kubangan ini, membuat warga setempat mendesak Dinas Pekerjaan Umum (PU) agar segera bertindak.
“Dinas PU agar segera melakukan perbaikan di jalan Tompaso ini, karena sangat rusak dan perlu perbaikan,” desak Alan Rorong, tokoh masyarakat Tompaso via ponsel jumat (18/01) kemarin
Kadis Kimpraswil dan Pekerjaan Umum Ir Alex Sembung ketika dikonfirmasi mengatakan untuk tahun 2008 ini pihaknya akan melakukan perbaikan jalan di seluruh Minahasa termasuk juga Tompaso. “Ini sudah menjadi program kami di tahun 2008, dan kami mengharapkan kepada masyarakat Tompaso agar bersabar,” ujar birokrat jebolan ITB Bandung ini. (tr-01)
|
|