HANYA SATU UNTUK SEMUA

 

 
NEWS CATEGORIES

 

Alamat: Kompleks Ruko Megamas, Blok IB No. 38, Manado
Telp: (0431) 879799 Fax: (0431) 879795 (Redaksi), (0431) 879790 (Marketing)

Berita Kota Manado dan Sekitarnya

21 Januari 2008

Lintas Berita Kota

 
Shelter BRT Dibangun 2008
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Manado Hein R Dandel menyatakan proses pe-nyediaan Bus Ritit Transportasi (BRT) atau semacam bus ekse-kutif di Kota Tinutuan sudah akan dimulai tahun ini. Dimana Tahun 2008 ini shelter (ha-lte,red) sudah akan segera dibangun di jalur perlintasan BRT. 
Konstruksi shelter BRT ini jelas Dandel sangat berbeda dengan halte yang umumnya ada. Shelter BRT jauh lebih tinggi kedudukannya di tepi jalan, dimana hal itu disesuai-kan dengan model BRT dan 
tangga pijakan naiknya yang memang tidak seperti angkot yang ada. “Ini juga punya mak-sud yakni supaya bus hanya bisa menaik-turunkan penum-pang di shelter tidak di semba-rangan tempat,” urai Dandel. 
Kepada sejumlah wartawan di Kantor Walikota pekan lalu, Dandel menyatakan, BRT itu dibuat salah satunya untuk memberikan kenyamanan bagi masyarakat pengguna transportasi. Namun demi-kian 10 unit BRT ini juga ber-tujuan untuk menjangkau masyarakat yang ada di pelo-sok kelurahan dan daerah wi-sata yang masih kurang sa-rana transportasi. 
Proyek pengadaan senilai Rp 1 miliar tersebut jelas Dandel dibiayai pemerintah pusat yang diberikan ke Pemerintah Pro-pinsi (Pemprop) Sulut. Pemkot Manado sendiri dalam hal ini hanya menyiapkan program dan letak shelternya saja. Se-mentara sejumlah warga yang dimintakan tanggapannya merespon dengan baik program tersebut. “Ini pasti imbas dari akan dilaksanakannya WOC di Manado tapi kalau bisa dapat terus dikembangkan,” kata Lily, warga Winangun.(gra)

Parkir TKB Dikeluhkan
Penataan di pusat kota ter-utama persoalan parkir di Ta-man Kesatuan Bangsa (TKB) dikeluhkan warga. Pasalnya sejumlah warga merasa beban parkir di kawasan tersebut terlalu memberatkan karena mereka harus membayar dua kali untuk parkir beberapa menit saja. Demikian disam-paikan Herry M warga Pakowa kepada Komentar, kemarin. 
Menurutnya, setiap pengen-dara yang akan masuk ke TKB sudah dipungut uang parkir di pos yang kini terletak di depan patung Batalyon Worang. Namun ketika akan meninggalkan kawasan yang kini tampak indah usai direnovasi mereka pun harus membayar ongkos ke petugas parkir. “Ini kan berarti pungu-tannya sudah ganda lagipula yang kita bayar ke petugas parkir tidak ada karcisnya jadi agak bingung apa itu sah atau liar,” ujar Herry. 
Sementara itu Vera Pangkey, warga Bahu menyatakan hal tersebut sebenarnya telah berlangsung cukup lama tapi herannya terkesan didiamkan instansi berwenang. 
“Sepertinya pengelolaan par-kir swasta masih lebih pro-fesional dari pemerintah, jadi hal ini harus dipikirkan dan tidak boleh dibiarkan,” tukas-nya.(gra)

Terminal di Ringroad Butuh delapan Hektar Tanah
Saat ini Dinas Perhubungan Kota Manado menurut Kadis Drs Hein Dandel sementara melakukan kajian peminda-han terminal ke daerah ring-road yang direncanakan akan memerlukan sekitar 8 hektar tanah yang juga diarahkan sebagai kawasan industri.
“Luasan yang diperlukan minimal 8 hektar, dan jika te-realisasi, bisa menampung angkutan antara kota dalam propinsi dan juga angkutan untuk jalur pinggiran kota dan menjadi terminal tiper A. Di samping itu, kita juga akan tawarkan ke swasta supaya areal sekitar menjadi kawasan industri. Dengan demikian kendaraan berat tidak lagi masuk ke dalam kota,” urai Dandel kepada wartawan pe-kan lalu.
Saat ini, lanjut Dandel, pihak-nya sudah melakukan kajian di sejumlah lokasi yang diangap layak untuk pembangunan ter-minal ini. “Tentunya lokasi ini harus berada di wilayah Kota Manado untuk itu akan diambil di sisi sebelah kanan dari Kai-ragi menuju Winangun. Salah satunya yang berada sekitar 150 meter dari Jembatan Kai-ragi, yang merupakan lokasi yang paling tepat,” paparnya lagi.
Selain kawasan tersebut, me-nurut Dandel, ada juga lokasi sekitar Paal 4 yang diperkira-kan cocok, namun masuk da-lam wilayah Minahasa. Ditam-bahkannya untuk anggaran pembebasan tanah ini ditang-ani oleh Bagian Penyusunan Program Setdakot Manado. “Jadi kita akan berkoordinasi dengan Bagian Penyusunan Program,” pungkasnya.(vic)

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin