|
|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Ekonomi dan Bisnis |
21 Januari 2008
|
|
Ekonomi Sulut 2008 akan Tumbuh 7,0 Persen
|
Perkiraan pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Utara pada tahun 2008 ini berada di kisaran 6,5 persen hingga 7,0 persen. Pertumbuhan ini akan didorong oleh berbagai bentuk kegiatan pembangunan terkait persiapan dan pelaksanaan World Ocean Conference (WOC) yang di-rencanakan tahun 2009 mendatang.
Hal tersebut dikatakan pim-pinan Bank Indonesia (BI) Ma-nado, Jeffrey Kairupan saat acara Pertemuan Perbankan di kantor Bank Indonesia, Ju-mat (18/01) malam lalu.
Dalam pemaparannya di de-pan Gubernur Sulawesi Utara dan sejumlah pimpinan Per-bankan se-Sulut, Kairupan mengatakan Ekonomi Sulut diperkirakan akan tumbuh hingga mencapai 7,0 persen terkait adanya berbagai per-siapan kegiatan menjelang WOC nanti.
Seiring dengan berbagai per-siapan tersebut, beberapa in-dikator ekonomi juga akan meningkat seperti halnya di bidang pertanian yang tahun 2007 lalu memegang peranan penting dalam pertumbuhan perekonomian masyarakat. Sedangkan sektor lainnya yang memegang andil besar hingga tumbuhnya pereko-nomian adalah sektor perda-gangan, hotel dan restoran serta sektor pembangunan.
Sektor Perdagangan menu-rut Kairupan akan terus tum-buh mengikuti konsumsi ma-syarakat, yang akan mening-kat dan disertai oleh duku-ngan berbagai lembaga pem-biayaan yang semakin bera-gam. Sehingga akan berdam-pak erat terhadap bidang jasa keuangan.
Sementara untuk sektor ba-ngunan, diperkirakan juga akan tumbuh lebih baik diban-dingkan tahun 2007 karenai banyaknya proyek infrastruk-tur pemerintah maupun pem-bangunan properti yang ber-sifat residential dan komer-sial. Sedangkan dampak ter-buruk seperti halnya kenai-kan harga BBM, dapat berpo-tensi memperburuk ekspek-tasi inflasi masyarakat.
Di sisi lain adanya masa transisi penggunaan elpiji menggantikan minyak tanah untuk keperluan rumah tang-ga dapat menyebabkan doro-ngan kelangkaan sejumlah barang.
Sementara Gubernur Bank Indonesia, Burhanudin Abdu-lah dalam pidato tertulis seba-nyak 88 halaman, menyebut-kan secara umum perkiraan perekonomian ke depan hing-ga tahun 2009 nanti, akan te-rus meningkat secara berta-hap menuju laju tujuh persen setiap tahunnya.
Adanya ekspansi ekonomi yang terus berlanjut tersebut, tentunya didukung pula de-ngan meningkatnya kapasitas ekonomi, seiring dengan ratio investasi terhadap PDB yang ikut meningkat merespons perbaikan-perbaikan daya beli masyarakat.(wel)
|
|