|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Otonomi dan Suksesi |
21 Januari 2008
|
|
Andika: Ini demi kesejahteraan warga
Generasi Muda Leilem Dukung Wacana Gabung Tomohon
|
Wacana penggabungan De-sa Leilem, Kecamatan Son-der dengan Kota Tomohon, terus menuai dukungan. Kali ini giliran generasi muda De-sa Leilem di Manado yang menyatakan dukungannya.
Sebagaimana diungkapkan Andika Mongilala, akhir pekan lalu, wacana penggabungan ini merupakan hal yang positif guna mempercepat pemba-ngunan di Desa Leilem. De-ngan begitu, maka dampaknya pun akan mempercepat pe-ningkatan kesejahteraan war-ga Desa Leilem.
“Ini demi kesejahteraan war-ga Desa Leilem, jadi saya kira wacana penggabungan perlu didukung,” ujarnya.
Menurut Andika, pesatnya pembangunan di Kota Tomo-hon menjadi bukti bahwa pela-yanan pemerintah di daerah tersebut lebih baik ketimbang di Minahasa. Sehingga sangat wajar jika warga Desa Leilem ingin bergabung dengan To-mohon. Lagipula, secara atur-an hukum dan dilihat dari per-timbangan geografis serta ke-dekatan pelayanan pemerin-tah, Desa Leilem memenuhi syarat untuk bergabung de-ngan Tomohon.
“Kota Tomohon di bawah pimpinan Jefferson Rumajar SE maju pesat. Padahal, kota ini masih terbilang daerah ba-ru. Jadi sangat wajar jika war-ga Leilem ingin bergabung de-ngan Tomohon,” tandasnya se-raya diiyakan Penasehat Seri-kat Pelajar Mahasiswa Manado dan Tomohon, Ferri Rende.
Bagi Andika, wacana pengga-bungan Leilem-Tomohon meru-pakan sesuatu yang wajar dan sah. Karena itu, ia mengimbau agar Pemkab Minahasa me-nanggapi wacana ini dengan po-sitif. “Tak perlu dikait-kaitkan dengan pilkada lalu karena memang tidak ada kaitannya. Berdasarkan informasi yang saya terima, wacana ini mun-cul murni dari aspirasi warga Desa Leilem sendiri. Lagipula, aspirasi seperti ini merupa-kan hal yang wajar dan tidak bertentangan dengan per-aturan perundang-undang-an,” pungkas Andika.(rol)
|
|