|
|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Pendidikan dan Budaya |
21 Januari 2008
|
|
Soal mutasi guru
Pemkab Minsel Diminta Bijaksana
|
Permasalahan yang dihadapi pemerintah dalam hal ini guna peningkatan mutu pendidikan terhalang masalah pemerataan SDM guru dan fasilitas. Namun pemerintah dalam hal ini, Kabupaten Minahasa Selatan sekiranya arif dan bijaksana mengatasi masalah ini.
Hal tersebut ditegaskan Pre-sidium Masyarakat Pendidikan Sulut (MPS) melalui anggotanya Febri Dien ST dan HA Assa SPd, Sabtu (19/01). “Kami mengha-rapkan Bupati Minsel sekiranya arif dan bijaksana dalam hal pemerataan guru, dan perlu ju-ga melihat di mana guru terse-but berada,” kata keduanya.
Melihat persoalan mutasi guru yang terjadi saat ini, ke-duanya mengharapkan sekira-nya tidak secara sepihak untuk melakukan mutasi guru tanpa ada monitoring dan evaluasi terlebih dahulu. Berkaitan de-ngan mutasi itu sendiri kedua-nya sangat mendukung. Na-mun mereka mengharapkan ja-ngan hanya ada faktor tertentu tanpa ada pertimbangan se-hingga pemerintah Kabupaten Minsel melakukan mutasi guru. “Kami setuju dengan mu-tasi dalam rangka pemerataan, namun jangan terburu sebe-lum melakukan evaluasi dan monitoring langsung di lapang-an,” tandasnya.
Sementara itu, pemerhati pendidikan yang juga warga Minsel, DR Tommy Palapa, me-nilai pemerataan tenaga SDM dalam hal ini guru itu sangat penting. Namun, berkaitan de-ngan mutasi yang bakal dan su-dah dilakukan sekiranya jangan dengan cara sepihak atau tanpa ada pertimbangan tertentu. Akan tetapi pada intinya Pala-pa menilai, mutasi yang bakal dilakukan tersebut sangat baik apabila berkaitan dengan pe-merataan penyebaran guru di sekolah-sekolah, “Apalagi ini berkaitan dengan pemerataan pendidikan dalam hal pening-katan mutu pendidikan itu sen-diri,” katanya.(lex)
|
|