|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Berita
Minahasa Utara
|
21 Januari 2008
|
|
Tidak jelas penggunaannya
Dana PAP untuk TiKor Dipertanyakan
|
Tidak jelasnya pengguna-an dana PAP (Pendamping Administrasi Proyek) untuk TiKor (Tim Koordinasi) Mi-nut tahun 2005-2007, ak-hirnya mendapat tanggapan serius sejumlah elemen ma-syarakat.
Menurut Ketua Gebrak (Gerakan Bela Rakyat) Mi-nut, William Simon Luntu-ngan, dana sekitar Rp 400-an juta yang kesemuanya tertata dalam APBD tiga ta-hun terakhir itu, harus di-pertanggungjawabkan seca-ra transparan dan diketahui masyarakat umum.
Kepada harian ini, (20/01) kemarin, Luntungan mensi-nyalir kalau dana yang ha-rusnya dipergunakan untuk memonitor PPK (Program Pengembangan Kecamatan), P2KP (Program Penanggula-ngan Kemiskinan Perkota-an) dan PNPM (Program Na-sional Pemberdayaan Ma-syarakat) Minut, diduga di-salahhgunakan karena ti-dak jelas penggunaannya.
“Menurut informasi, TiKor yang terdiri dari beberapa dinas, badan dan camat, hampir tidak pernah dili-batkan dalam pengambilan keputusan. Hal-hal seperti ini tentu mengganggu pro-gram-program tersebut. Karena kurang difungsikan-nya TiKor itu sendiri tentu akan merugikan PNPM Man-diri 2008 nanti,” kata Lun-tungan.(vcq)
|
|