|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Berita
Politik dan Pemerintahan
|
21 Januari 2008
|
|
Pejabat Diminta tak Bawa Pulang Barang
Inventaris
|
Ada temuan menarik, yang selama ini ternyata sering dilakukan oleh para pejabat di lingkup Pemprop Sulut. Ini terkait dengan keberadaan barang inventaris kantor, yang ternyata lebih banyak berada di rumah pribadi ketimbang dipergunakan di kantor. Temuan ini sendiri terungkap ketika BPK melakukan pemeriksaan.
Karenanya, menyikapi hal tersebut, Wakil Gubernur Sulut Freddy Harry Sualang mengimbau agar seluruh pejabat yang ada di lingkup Pemprop Sulut untuk tidak membawa pulang barang inventaris.
“Jangan membawa pulang barang inventaris kantor. Sebab, fungsi barang tersebut adalah untuk menunjang kinerja. Ketika barang inventaris tersebut tidak ada, dan bertepatan dengan dilakukannya pemeriksaan, maka hal ini akan menjadi salah satu cela kesalahan administrasi,” ungkap Sualang di sela-sela rapat koordinasi baru-baru ini.
Lebih jauh Sualang mengimbau agar seluruh SKPD secepatnya menindaklanjuti masalah inventaris ini, untuk kemudian diamankan di kantor.
Hal tersebut ikut dibenarkan Sekretaris Daerah Pemprop Sulut, Drs Robby Mamuaja. Menurutnya, barang-barang inventaris yang biasa dibawa pulang oleh pejabat diantaranya adalah laptop dan kamera.
“Repotnya, nanti jika yang bersangkutan tiba-tiba pindah instansi, maka barang inventaris tersebut otomatis tidak dapat lagi dideteksi. Karena itu, untuk menghindari hal-hal seperti ini, maka barang inventaris kantor tidak dapat dibawa pulang. Bagi yang melanggar tentunya akan dikenai sanksi. Apalagi hal ini sudah menjadi sorotan pihak BPK,” tegasnya.(eda)
|
|