HANYA SATU UNTUK SEMUA

 

 
NEWS CATEGORIES

 

Alamat: Kompleks Ruko Megamas, Blok IB No. 38, Manado
Telp: (0431) 879799 Fax: (0431) 879795 (Redaksi), (0431) 879790 (Marketing)

Berita Sanger dan Talaud 

21 Januari 2008

Listrik padam akibat BBM terlambat
Pertamina Perlu Evaluasi Penyaluran BBM ke Talaud


PT Pertamina penting mela-kukan evaluasi kembali terha-dap proses penyaluran BBM ke Kabupaten Talaud. Ini di-maksudkan untuk mencari so-lusi akibat seringnya pemada-man aliran listrik di kabupaten tersebut, menyusul keterlam-batan suplai BBM yang sering dialami masyarakat di wilayah tersebut.
“PT Permina penting melaku-kan kajian kembali soal distri-busi BBM. Alasan utama kami sederhana, fenomena sering-nya terjadi pemadaman mulai menuai kecaman masyarakat. Intinya, hal ini sangat meng-ganggu dinamika kehidupan masyarakat di Talaud,” ujar Drs Engelbertus Tatibi, Ketua Ko-misi B DPRD Talaud kemarin.
Ia kemudian mengusulkan, bilamana kendalanya terletak pada pihak pemasok, sebaik-nya pemasok yang dipercaya-kan itu diganti. Sebab sudah cukup penderitaan warga yang barang-barang elektronik me-reka rusak, belum lagi kegia-tan tugas-tugas pekerjaan mereka setiap hari yang sa-ngat bergantung pada aliran listrik tidak bisa berjalan nor-mal,” sergahnya. 
Faktor lain, diingatkan Tati-bi, soal kemungkinan adanya permainan di tengah laut ke-tika BBM dalam perjalanan ke Talaud. “Lagi-lagi hal sema-cam ini terkait erat peran si pe-masok,” tegasnya.
Sebab itu, bila hal ini terus dibiarkan Pemkab Talaud se-cepatnya segera mengambil langkah untuk melakukan so-masi. Dan pihaknya diakui siap memperjuangkan itu ke pe-merintah. “Minimal warga yang dirugikan bisa memperoleh ganti rugi,” tukasnya. 
Diapun mengharapkan per-hatian serius dari pihak-pihak terkait untuk lebih melihat akan kebutuhan warga yang berada di perbatasan ini. Sebab baginya penerangan lampu di kawasan yang paling utara NKRI ini sangat dibutuhkan sebagai salah satu pendukung masalah keamanan.(est) 

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin