|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Berita
Minahasa Tenggara
|
22 Januari 2008
|
|
Ketua Dekab setuju, anggota bilang tinjau lagi
Rencana ke Yogyakarta Bakal Kuras Rp 400 Juta
|
Rencana keberangkatan para hukumtua/lurah se-Mitra ke Yogyakarta dalam rangka mengikuti pelatihan pe-nguatan manajemen pemerintahan desa, dipastikan akan menyedot dana sedikitnya Rp 400 juta. Estimasinya, pro-gram ini akan diikuti 72 lurah/hukumtua, dan masing-masing dibekali Rp 5,5 juta.
Demikian dijelaskan Kepala Badan Pemberdayaan Desa Setdakab Mitra, Steven Evans Liow SSos, Senin (21/01) ke-marin. Menurutnya, jatah Rp 5,5 juta per lurah/hukumtua ini, sudah termasuk uang ti-ket pergi-pulang dan akomo-dasi selama di Yogyakarta.
Menariknya, rencana ini disikapi berbeda Dekab Mitra. Ketua Dekab Andries Palar Manopo mengungkapkan, ke-berangkatan tersebut meru-pakan program nasional yang harus didukung. “Asal ada dananya dan yang posnya je-las, saya kira tak ada ma-salah,” ujarnya.
Sedangkan bagi Anggota Komisi C, Kisman Halla, apa yang direncanakan oleh pemkab dalam hal ini PMD, ada baiknya ditinjau lagi. Pa-salnya, biaya yang dikeluar-kan cukup besar.
Sementara itu, LSM Gemma Mitra sepertinya enggan membuka polemik dengan Pemkab Mitra. Statemen Ke-tua Gema Mitra, Viddy Ngan-tung, bukannya mengkritisi, tetapi malah jelas-jelas mem-beri dukungan terhadap pro-gram ini. “Sepanjang tidak menyalahi aturan, dalam hal ini tidak mengambil dari pos yang lain, tidak apa-apa. Maka untuk itu harus trans-paran dalam pos mana yang akan diambil dana tersebut,” tukasnya.(dax)
|
|