HANYA SATU UNTUK SEMUA

 

 
NEWS CATEGORIES

 

Alamat: Kompleks Ruko Megamas, Blok IB No. 38, Manado
Telp: (0431) 879799 Fax: (0431) 879795 (Redaksi), (0431) 879790 (Marketing)

Berita Minahasa Tenggara

22 Januari 2008

Lintas Berita Mitra


Kinerja Jagawana Dinilai tak Maksimal 
Maraknya penebangan hu-tan di kawasan hutan lindung Gunung Potong dan hutan Ma-nimporok, menimbulkan soro-tan Dekab Mitra, khususnya terhadap kinerja aparat polisi kehutanan atau korps jagawa-na. 
Anggota Komisi C Dekab Mi-tra, Kisman Halla mengung-kapkan, maraknya peneba-ngan liar ini ini dikarenakan le-mahnya pengawasan dari jagawana yang ada di Mitra. 
Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan Mitra, Ir Telly Powa ketika dihubungi semalam tak membantah keluhan dewan tersebut. Hanya saja, menurut Powa, tidak maksimalnya ki-nerja jagawana disebabkan kekurangan tenaga. “Saat ini jagawana hanya sekitar 3 orang dan itu hanya honor juga dan sering dibayar dengan uang saku kepala dinas,” kata Powa memberi argumen.(dax)

Asihtua Kecamatan Ratahan Nilai Pontoh Berhasil
Kepemimpinan Drs Albert Pontoh sebagai Pnj Bupati Mi-tra, diapresiasi sebagian warga Mitra. Pontoh dinilai berhasil dalam masa tugasnya yang ba-ru berjalan delapan bulan, yang bisa dibuktikan dengan beberapa program seperti pembangunan infrastruktur, tepat waktunya pembentukan DPRD Mitra dan lainnya.
“Apalagi dalam draf APBD Mitra tahun 2008 ini, sangat menyentuh kepentingan pu-blik. Itu artinya lewat loyalitas beliau yang mengutamakan kepentingan masyarakat, APBD Mitra sangat pro rak-yat,” ujar Sinyo Pandaleke, Ketua Asosiasi Lurah/Hukum Tua (Asihtua) Ratahan yang didampingi pengurus lainnya seperti Wakil Ketua Jafry Ka-wulusan, Sekretaris Novry Ra-co SSos dan Bendahara Agus-tin Powa serta Ny Punusi-ngon-Siwi.
Di satu sisi, mereka meng-klaim, keberhasilan Pontoh da-lam memimpin Kabupaten Mitra menjadikan daerah ini sebagai daerah baru yang lebih maju dibanding daerah hasil pemekaran lainnya. “Mitra bisa dikata lebih maju dalam segala hal,” tutur Pandaleke seraya mengatakan Drs Albert Pontoh layak untuk menjadi bupati de-finitif 2008-2013.(yha)

Dekab Sorot Praskim Sulut
Anggota Komisi A DPRD Mitra, Denny Lumintang, me-nyesalkan kinerja pemerintah propinsi, dalam hal ini Dinas Praskim. Pasalnya, ada bebe-rapa pekerjaan di Mitra, khu-susnya di Kecamatan Ratato-tok, yang ditangani Praskim Sulut, tak jelas penyelesaian-nya. “Lihat saja, untuk jemba-tan yang berada di antara De-sa Basaan dan Ratatotok, sa-at ini telah tertimbun material kerikil bahkan untuk sungai yang sebelumnya di bawah berpindah tempatnya di atas badan jalan,” katanya. 
Menurut Lumintang, harus-nya PU propinsi yang mena-ngani jembatan tersebut, ka-rena itu masuk dalam tanggu-ngan paket jalan propinsi. Le-bih lanjut dikatakannya, bah-wa tidak hanya fasilitas jalan dan jembatan yang perlu disi-kapi, namun juga soal saluran air atau drainase. “Pemkab ju-ga harus aktif mem-pressure propinsi,” pungkasnya.(dax)

Srikandi Dekab 
Prihatin Kasus Trafficking
Ratahan-Kasus trafficking yang masih marak terjadi dengan korban perempuan di daerah ini, ternyata juga menjadi perhatian sejumlah srikandi di Dekab Mitra. Rata-rata mengaku, ke-prihatinan ini terungkap karena warga Mitra sering menjadi korban trafficking ini, seperti yang dialami seorang wanita asal Tombatu III yang menjadi korban trafficking di Kalimantan. 
Felmy Peleng, Anie Boseke, Ester Mantiri-Peleng dan Katrin Mokodaser senada mengungkapkan keprihatinan mereka dengan keadaan tersebut. Sementara itu Ketua Komisi A Ventje Golung mengatakan, penting juga buat orang tua agar agar jangan cepat percaya dengan tawaran yang menggiurkan dari luar terhadap anak-anak perempuan mereka.(dax)

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin