|
|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Mimbar dan Keagamaan |
22 Januari 2008
|
|
Numberi Ajak Pemprop
Belajar Pelayanan Kristus
|
Ada pernyataan menarik yang dilontarkan Menteri Ke-lautan dan Perikanan RI, Freddy Numberi saat berkunjung ke Manado, baru-baru ini. Tak tanggung-tanggung, dalam kesempatan ini, Numberi mengajak pejabat Pemprop Sulut untuk mempelajari karakter pelayanan Tuhan Yesus Kristus. Dengan pertimbangan bahwa pemerintahan itu asalnya dari Tuhan.
“Ingat pemerintahan itu asalnya dari Tuhan. Karena itu dalam menjalankannya ki-ta sebagai pejabat pemda, ha-rus belajar banyak dari pela-yanan Kristus. Artinya dalam menjalankan pelayanan kepa-da masyarakat tidak berpikir pamrih. Percayalah, jika kita melakukan tugas-tugas kita dengan takut akan Tuhan, maka Tuhan akan melimpah-kan berkat hingga ke anak cucu kita,” paparnya di sela-sela penyampaian sambutan usai peletakan batu pertama pembangunan Grand Kawa-nua International City, di la-pangan golf Kayuwatu.
Lebih lanjut dikatakannya, selain menjalankan tugas, po-kok dan fungsinya sebagai pe-jabat yang memberikan pela-yanan maksimal kepada ma-syarakat, Numberi juga meng-ingatkan agar pejabat jangan memelihara rasa iri, dengki ataupun serakah. Pasalnya, ke semua perilaku buruk yang tak diperkenankan Tuhan ini, bakal menggiring kehidupan bangsa dan negara pada si-tuasi yang buruk. Contohnya, saja kemiskinan, gizi buruk maupun berbagai problem ke-bangsaan lainnya yang hing-ga saat ini terus mencuat.
“Iri hati dan serakah ini, jus-tru menjadikan bangsa kita miskin. Sebab, kita tidak lagi fokus pada upaya untuk membangun, melainkan ha-nya mengarah pada hal-hal yang tidak membawa berkat dan dibenci Tuhan. Karena itu marilah kita belajar ka-rakter Kristus,” tukasnya kembali.
Hadir dalam kesempatan ini, Gubernur Sulut, Drs SH Sa-rundajang, yang mengajak masyarakat Sulut senantiasa mengucap syukur atas anu-gerah yang dinyatakan Tuhan, di mana terkait pelaksa-naan Wor-ld Ocean Confe-rence (WOC) pada ta-hun 2009 mendatang, Sulut kebagian berkat pemba-ngunan infrastruktur atau proyek-proyek raksasa.
Antara lain, pelebaran jalan Manado-Mapanget, pelebaran appron bandara Sam Ratula-ngi, dan satu lagi gedung ter-megah se-Asia Tenggara. “Ka-rena itu kita patut mengucap syukur untuk semuanya ini, terutama dapat memberikan dukungan untuk suksesnya WOC,” tukasnya.(eda)
|
|