CLOSE PAGE : PRINT NEWS

 

 

 
NEWS CATEGORIES
Mimbar Keagamaan
Opini Redaksi
Seputar Manadoku 
Politik Pemerintahan
Pendidikan Budaya
Bisnis Ekonomi
Hukum dan Kriminal
Historika dan Tokoh
Bolamania Tribun

BERITA DAERAH
Minahasa Induk
Minahasa Minut
Minahasa Selatan
Minahasa Tenggara
Tomohon
Bitung 
Sanger dan Talaud 
Bolmong 

REDAKSI INFO.
About Us

 

Alamat: Kompleks Ruko Megamas, Blok IB No. 38, Manado
Telp: (0431) 879799 (Hunting),
Fax: (0431) 879795 (Redaksi), (0431) 879790 (Marketing)
 

  

Berita Talaud, Sitaro, Sagihe

22 Januari 2008

Distribusi lewat kapal perintis dilarang Dephub
Warga Perbatasan Bakal Sulit Dapatkan Stok BBM

 

 IKUTI BERITA LAIN

Pengaruhi kelancaran proses kerja dewan
PAW 8 Legislator Sangihe Minta Dituntaskan

Dinas Perikanan diminta proaktif
Permintaan Napoleon dan Goropa Meningkat

Ucapan Syukur, Talaud Gelar Acara Adat Manduru’uton’na

Distribusi BBM yang selama ini difasilitasi kapal perintis khususnya ke wilayah pulau-pulau terluar yang berdekatan dengan garis lintas batas dengan negara tetangga Filipina bakal tersumbat. Ini dikarenakan Departemen Perhu-bungan sebagaimana disampaikan Wakil Ketua DPRD Sa-ngihe Pdt O Loris, melarang kapal-kapal perintis meneri-ma order mengangkut BBM.

Kondisi ini disayangkan Lo-ris karena dampak dari ulti-matum Dephub itu sangat merugikan warga yang ada di perbatasan, semisal masyara-kat yang tersebar di Kabupa-ten Sangihe dan bahkan Ta-laud. “Otomatis BBM tak lagi akan masuk pulau Kawio, Ma-tutuang, Marore, Lipang dan Miangas. Itu sebabnya armada alternatif pendistribusian BBM harus disiasati sebelum ak-tivitas warga yang sebagian besar nelayan itu jadi lumpuh total,” ujar politisi yang meng-gantikan PAW pengendali PDI-P Jabes Gahgana SE yang kini menjabat Wakil Bupati Sa-ngihe. 
Menurutnya, instruksi Dep-hub itu seharusnya disertai solusi alternatif dari pendis-tribusian BBM ke daerah-daerah kepulauan. Sebab un-tuk daerah Kabupaten Sangi-he, satu-satunya kapal yang beroperasi sampai di darerah perbatasan hanya kapal perintis. Dia pun cuma bisa berharap pemerintah pusat memaklumi kendala yang dihadapi masyarakat dengan mengizinkan kapal-kapal perintis melayani pendistri-busian BBM ke wilaya perba-tasan. 
“Yang kami butuhkan ada-nya kelonggaran peraturan dari Dephub terkait masalah ini pendistribusian BBM ini,” pungkasnya.(med)

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin