|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Berita
Mimbar dan Keagamaan
|
22 Januari 2008
|
|
Stop penebangan pohon
Iman Bersih, Lingkungan Bersih
|
Menyusul maraknya pene-bangan liar yang secara diam-diam memuluskan praktik illegal logging menuai kritikan keras sejumlah tokoh agama Sulut. Dalam imbauannya me-reka meminta oknum-oknum tertentu untuk segera meng-hentikan aksi ini. Sebab, ling-kungan yang bersih menan-dakan iman juga bersih.
Ini dikatakan Pdt Lucky Ru-mopa, Senin (21/01). Ia menga-takan bahwa, masalah ling-kungan tidak jauh berbeda de-ngan iman seseorang. Sebab, iman yang kuat nampak dalam lingkungan di mana dia hidup.
Apakah pada lingkungan yang bersih, kotor atau malah men-jadi pelaku perusak lingku-ngan. “Menurut penghematan saya, hal ini patut menjadi per-hatian kita semua pasalnya, perusakan lingkungan tidak hanya pada hutan saja tetapi, juga kelapa. Akibatnya ba-nyak merugikan bagi kita se-mua antara lain, banjir, longsor dan hal ini kita cegah bersama,” ujarnya.
Dalam pernyataannya, Tu-han menciptakan lingkung-an dalam kitab Kejadian pa-sal satu, agar manusia men-jaga, memelihara sehingga manusia bisa hidup, oleh se-bab itu gereja mengecam ok-num perusak lingkungan karena, mereka dapat dise-but orang yang murtad, yang berpikir sesaat dan yang mendatangkan benca-na serta malapetaka.
Mengkritisi kebijakan pe-merintah terhadap lingku-ngan maka, seruan berpe-rang terhadap perusak ling-kungan harus menjadi tu-gas dan tanggung jawab ber-sama semua elemen, seper-ti dikatakan Pastor Fred Tawaluyan.(aan)
|
|