|
|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Kota Tomohon dan Sekitarnya |
22 Januari 2008
|
Tertunda, Pemanfaatan Kantor Walikota Baru
Pemanfaatan gedung baru Kantor Walikota Tomohon yang terletak di kelurahan Kolongan-Tomohon Tengah, dimana telah direncanakan Senin kemarin, mengalami penundaan. Pasalnya, penataan perlengkapan seperti kursi dan meja masih sementara dilakukan para PNS khususnya di lingkup Setdakot Tomohon. Hal ini dibenarkan Sekretaris Daerah Kota (Sekdakot) Tomohon, Drs JP Mambu SH MSi.
“Gedung baru ini belum bisa ditempati karena kursi, meja dan perlengkapan lainnya masih sementara diangkut dari kantor lama. Memang rencana kami penempatan gedung baru yakni pada hari ini (kemarin, red),” tukas Mambu kepada Komentar.
Sementara itu, secara terpisah, Walikota Tomohon, Jefferson Rumajar SE menambahkan, satu dua hari ini gedung baru akan ditempati. “Saya sudah menegaskan kepada para PNS untuk mengangkut semua perlengkapan dari kantor lama. Biar pun ruangan belum tertata secara baik, tapi pada Rabu pekan ini, saya sudah harus melaksanakan aktivitas di gedung baru,” tandas suami tercinta dari Ny Jeanny Rumajar-Montolalu SE ini.(jok)
Tomohon Tuan Rumah Paskah Pemuda GMIM 2008
Paskah Pemuda GMIM Tahun 2008 yang dirangkaikan dengan Peringatan HUT ke-81 Pemuda GMIM Maret nanti, akan dilaksanakan di Kota Bunga Tomohon. Bahkan, pada (Minggu 20/01) lalu, Ketua Pemuda Sinode GMIM melantik panitia yang diketuai Fentje D Goni SH.
Pelantikan itu sendiri dilakukan dalam ibadah malam di Gereja Pniel Kakaskasen dipimpin Sekum Badan Pekerja Sinode (BPS) GMIM Pdt Decky Lolowang MTh. Pnt Oktavianus Mende dipercayakan sebagai Sekretaris Umum sementara Jimmy F Eman SE Ak Bendahara Umum. Sementara BPS Sinode GMIM sebagai pelindung. Pengarah, Walikota Tomohon Jefferson SM Rumajar SE. Kepanitiaan dilengkapi dengan sejumlah seksi.
Untuk mengawali program, Rabu (23/01) besok akan dilaksanakan rapat perdana di Pusat Komunikasi (Puskom) GMIM yang berlokasi di pusat Kota Tomohon tepatnya samping RSU GMIM Bethesda.(jok)
Honor Januari Pol-PP Belum Terbayar
Ini benar-benar sangat disayangkan. Apa pasal ? Honorer terhitung Januari 2008 ini dikabarkan belum diterima Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Kota Tomohon. Kepada Komentar, salah seorang petugas Pol-PP menuturkan, jumlah honor yang belum dibayarkan adalah sebesar Rp 750 ribu.
“Jumlah honor yang belum dibayarkan sebesar Rp 750 ribu. Saya tak tahu kenapa pembayaran untuk Januari ini mengalami keterlambatan. Padahal honor ini sangat penting bagi saya dalam memenuhi kebutuhan keluarga,” aku pria berbadan tegap ini seraya meminta namanya dirahasiakan.
Secara terpisah, Kepala BPKAD Kota Tomohon, Drs Jan Lamba mengatakan bahwa honor belum diterima Pol-PP bukan karena kesalahan pihaknya. “Pada dasarnya kami sudah siap membayar tapi sebelumnya kami harus menerima berkas dari bendahara SKPD tersebut untuk proses pembayaran. Mungkin saja bendahara di Badan Kesbangpol dan Tibum belum memasukan berkas sehingga pembayaran honor Pol-PP mengalami keterlambatan,” tukas Lamba.(jok)
DB 10 B Tabrak Mikrolet Tomohon, Pengemudi Lapor Polisi
Senin (21/01), kemarin, sekitar pukul 08.30 WITA, mobil dinas jenis Toyota Innova berplat nomor DB 10 B milik Pemkab Minahasa dilapor menabrak sebuah mirkolet jurusan Tomohon-Taratara. Tabrakan tersebut, terjadi di ruas jalan Kelurahan Woloan Kecamatan Tomohon Barat. Menariknya, berada dalam mobil DB 10 B tersebut adalah Asisten I Setdakab Minahasa, Drs W.J Mentang.
Menurut informasi, kejadian berawal ketika pagi itu mobil yang diduga di dalamnya ada Mentang bertolak dari rumah kediamannya di Desa Ranotongkor Kecamatan Tombariri hendak menuju ke kantor di Tondano dan melewati jalan Kelurahan Woloan. Disinyalir, mobil Innova ini melaju dengan kecepatan tinggi. Kemudian dari arah berlawanan datang Mikrolet Tomohon-Taratara.
Sang sopir Inova yang identitasnya belum diketahui diduga tak bisa menguasai laju kecepatan mobilnya dan langsung menabrak mikrolet. Beruntung, tabrakan terjadi hanya bagian samping kendaraan. Pengemudi mikrolet terkena hepasan pecahan kaca spion dan mengenai wajahnya.
Tak menerima hal tersebut, pengemudi tersebut langsung meminta pertanggungjawaban dari pihak pengendara Toyota Innova. Namun sayang, pihak pengendara Toyota sepertinya enggan enggan bertanggungjawab. Saat itu juga pengemudi Mikrolet langsung menuju untuk melapor masalah yang dialaminya ke polisi.
Kapolres Tomohon AKBP Drs Didi Hardi Sopandi ketika dikonfirmasi, membenarkan adanya peristiwa tersebut dan saat ini kasusnya sedang dalam proses.(jok)
|
|