|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Berita
Bolaang Mongondow
|
23 Januari 2008
|
|
Distributor Tepis Bibit
Jagung P1 Hasilnya Pucat
|
PT Mitra Agrimart Lestari, dis-tributor bibit jagung jenis Prima1 (P1) menepis penilaian bahwa bibit jagung yang disalurkannya ini hasilnya akan berwarna pucat, bukan kuning. Pasalnya, kalau bibit jagung itu adalah jenis P1, bisa dipastikan hasilnya nanti dalam bentuk bentuk biji akan berwarna semi Mutiara dalam hal ini kuning oranye.
Demikian dikatakan Ir Anita D. Lestari, Disrektris PT Mitra Agrimart Lestari, distributor resmi PT Jagung Hibrida Sula-wesi (JHS), penyalur bibit ja-gung P1. Penegasan Anita ini sekaligus memberikan kla-rifikasinya terhadap pembe-ritaan harian ini sebelumnya yang menyebut ada indikasi kuat saat ini di Bolmong sedang ber-edar bibit jagung Hibrida yang hasilnya nanti bukan berwarna kuning tapi pucat, di mana bibit jagung itu adalah P1.
“Kami memang menyalurkan bibit jagung Hibrida jenis P1 di Bolmong, namun kalau ada yang beredar dan hasilnya nanti pucat, berarti itu bukan bibit P1, karena kami bisa pastikan bahwa kalau bibit P1, hasilnya adalah kuning oranye,” tukasnya, Selasa (22/01) kemarin.
Dikatakan Anita, selain di Bolmong, pihaknya juga telah menyalurkan bibit jagung Hibrida jenis yang sama (P1) di sejumlah daerah lain di Sulut, antara lain Manado dan Minahasa. “Dan se-lama ini, tak pernah ada keluhan bahwa bibit jagung yang kami salurkan hasilnya berwarna pucat. Nanti sekarang ada keluhan seperti ini dari Bolmong,” ujarnya.
Lebih lanjut dikatakannya, bisa saja keluhan ini bukan datang dari petani sesungguhnya, tetapi dari pihak tertentu yang merupakan bagian persaingan bisnis penjualan bibit jagung Hibrida di Bolmong. Salah satu buktinya, papar Anita, sang pemberi informasi malah eng-gan disebut jatidirinya. “Saya tidak bermaksud menuduh, tetapi saya hanya ingin meng-ajak supaya marilah kita me-lakukan persaingan bisnis secara sehat dan tidak saling menjatuhkan,” tandasnya.
Sementara itu, salah seorang petani di Kakas, Kabupaten Minahasa, ketika menghubungi harian ini juga memberi peni-laian yang sama. Menurutnya, selama memakai bibit jagung Hibrida P1, tak pernah hasilnya berwarna pucat, tetapi keku-ning-kuningan.(ftj)
|
|