|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Berita
Ekonomi dan Bisnis
|
23 Januari 2008
|
|
Harga Beras Masih Tetap Tinggi
|
Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Propinsi Sulut mengimbau warga agar mewaspadai ke-naikan harga beras di musim paceklik ini. Hal tersebut di-sampaikan Kadis Perindag Sulut, Gemmy, Kawatu SE MSi, Selasa (22/01) kemarin.
Pihak Disperidag Sulut akan mengawasi aktivitas distri-butor yang kerap menimbun beras di saat musim paceklik ini. Kenaikan harga beras saat ini sulit dicegah karena adanya musim paceklik.
Karena persoalan itulah, menurut Kawatu maka ke-naikan harga beras tersebut tidak bisa dicegah. Namun menurutnya, kenaikan terse-but tetap diwapadai jangan sampai ada penimbunan beras oleh sejumlah pedagang maupun distributor.
Disperindag sendiri akan melakukan pengawasan di sejumlah gudang distributor dan pedagang pengumpul terkait dugaan terjadinya penimbunan beras. Selain itu Disperindag Sulut akan me-lakukan operasi pasar beras bila dibutuhkan. “Kami juga telah mempersiapkan pelak-sanaan operasi pasar. Tinggal menunggu koordinasi dengan pihak pemerintah propinsi,” ujarnya.
Sementara itu, dari hasil pantaun, Selasa kemarin, se-jumlah pedagang di pasar tradisional seperti Pinasung-kulan Karombasan, mulai menaikkan harga jual beras. Misalkan Superwin yang awalnya dijual Rp 6.200 per kilogram kini menjadi Rp 7 ri-bu setiap kilogram. Hanya sa-ja untuk beras Medium masih tetap di bawah harga standar Rp 6 ribu per kilogram.(wel)
|
|