|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Berita
Kota Manado dan Sekitarnya
|
23 Januari 2008
|
|
Total keseluruhan terealisasi 94,71 persen, Dispenda tertinggi
Tujuh SKPD tak Capai Target PAD 2007
|
Hingga tahun 2007 ditutup, ternyata masih ada tujuh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang realisasi Pendapatan Asli daerah (PAD) berada di bawah target yang dipatok.
Bahkan, realisasi PAD dua SKPD yakni Dinas Koperasi dan Dinas Informasi Komunikasi, berada jauh di bawah target, yakni hanya 43,83 persen dan 42,32 persen.
Berdasarkan data yang di-peroleh dari Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Manado sebagai koordinator pengumpul PAD, tujuh SKPD yang realisasi PAD-nya tak terpenuhi yakni Dinas Perhubungan, target Rp 3.795.000.000, terealisasi Rp 3.110.331.265 (81,96 persen), Badan Pengelola Kebersihan, target Rp 1.000.000.000, terealisasi Rp 807.963.000 (80,80 persen), serta Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, target Rp 210.000.000, terealisasi Rp 167.182.000 (79,61 persen).
Kemudian ada Dinas Perin-dustrian dan Perdagangan, tar-get Rp 1.195.000.000, terealisasi Rp 1.007.395.000 (84,30 persen), Dinas Perikanan dan Kelautan, target Rp 265.000.000, terea-lisasi Rp 183.813.513 (69,36 per-sen), Dinas Koperasi dan PKM, target Rp 25.000.000, terealisasi Rp 10.957.500 (43,83 persen), dan Dinas Informasi Komuni-kasi, target Rp 250.000.000, terealisasi Rp 105.737.500 (42,30 persen). Sedangkan SKPD lain-nya, realisasi PAD-nya telah berada di atas 100 persen.
Kepala Dipenda Manado, Ha-rold Monareh SH MSi men-jelaskan, laporan kinerja PAD ini, merupakan data hingga 28 Desember 2007, yang merupa-kan laporan kinerja pengelolaan PAD dari masing-masing SKPD. “Data ini merupakan data valid, berdasarkan keuangan yang masuk ke Dispenda. Jadi sangat tidak mungkin terjadi rekayasa data,” ujarnya, Selasa (22/01) kemarin.
Lanjut dikatakan Monareh, secara keseluruhan, realisasi PAD Kota Manado dari berbagai sumber PAD telah mencapai 94,71 persen. Perinciannya, dari target Rp 53.385.530.000 yang dipatok, telah terealisasi Rp 50.559.576.585. Di mana, secara nilai, Dispenda menjadi pengum-pul terbanyak, dengan total Rp 21.351.723.551.
Sementara itu, waktu lalu, Wa-likota Manado, Jimmy Rimba Rogi, mengungkapkan bahwa salah satu parameter untuk mengukur kinerja kepala SKPD adalah capaian PAD, dan itu akan dievaluasi secara keseluruhan. “Kita lihat dalam evaluasi, apa yang menjadi alasan sampai target PAD tak tercapai. Kalau memang logis dan sesuai kenyataan, tentu jadi pertimbangan. Persoalannya kalau tak jelas karena apa target ini tak dicapai,” ujar Imba, sapaan akrab walikota.(ftj)
|
|