CLOSE PAGE : PRINT NEWS

 

 

 
NEWS CATEGORIES
Mimbar Keagamaan
Opini Redaksi
Seputar Manadoku 
Politik Pemerintahan
Pendidikan Budaya
Bisnis Ekonomi
Hukum dan Kriminal
Historika dan Tokoh
Bolamania Tribun
BERITA DAERAH
Minahasa Induk
Minahasa Minut
Minahasa Selatan
Minahasa Tenggara
Tomohon
Bitung 
Sanger dan Talaud 
Bolmong 
REDAKSI INFO.
About Us

 

Alamat: Kompleks Ruko Megamas, Blok IB No. 38, Manado
Telp: (0431) 879799 (Hunting),
Fax: (0431) 879795 (Redaksi), (0431) 879790 (Marketing)
 

  

Berita Mimbar dan Keagamaan 

23 Januari 2008

Hari Raya Galungan, Kemenangan Melawan Kemungkaran 

 

 IKUTI BERITA LAIN

PS P/KB GMIM Benahi Tim

Miskin, Karena Tidak Memiliki Etos Kerja

Hari Raya Galungan juga diperingati sebagai hari ke-menangan betara indra sebagai lambang dharma (kebaik-an) melawan Maya Denawa sebagai lambang adharma (kejahatan) seperti, mencuri, membunuh. Di mana Hari Raya Galungan ini dirayakan setiap Rabu umanis wuku galungan, tepatnya setiap 210 hari sekali.
Ini diungkapkan Ketua Pa-risada Hindu Dharma Indo-nesia (PHDI) Sulut, Ir Suryono MT, Selasa (22/01) kemarin. Di mana, pada hari raya ini Umat Hindu memuja Tuhan Yang Maha Kuasa (Sang Hyang Widi Wasa) dengan segala manifestasinya sebagai Maha Pencipta (Brahma), Maha Pemelihara (Wisnu), Maha Pelebur (Siwa) ketiga dunia. Sekaligus mengucap manghayu atas segala wara anugerahNya kepada semua makhluk di dunia. 
Ditambahkan Suryono, di-mana pada hari ini, Rabu (23/01) petang dilakukan upacara persembahyangan di pura-pura yang sudah dihiasi pen-jor (bambu dililit janur) dan pengangge (hiasan kain) dan umbul-umbul, diikuti oleh seluruh Umat Hindu. “Untuk Manado sendiri persembah-yangan akan dipusatkan di Pura Jagaditha Taas. Selan-jutnya Hari Raya Galungan diakhiri dengan upacara per-sembahyangan pada hari Sabtu wuku kuningan yang jatuh sepuluh hari kemudi-an,” ujarnya. 
Dikatakannya, di mana pa-da Hari Raya Galungan ini umat Hindu Sulawesi Utara khususnya di Manado, Kota-mobagu dan Bolaang Mongon-dow merasa berbahagia kare-na, bisa merayakan bersama Pandita Ida Pedande Made Gunung dari Bali yang sebelum-nya telah berkenan memberi-kan Dharma wacananya (khot-bah) pada 5-6 Januari 2008.(aan)

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin