|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Otonomi dan Suksesi |
23 Januari 2008
|
![]() |
Netralitas Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kabupaten Minahasa patut dipertanya-kan. Betapa tidak, berdasar-kan hasil survei dan laporan yang diterima Panwas Mina-hasa, lima pasangan calon bupati/wakil bupati ternya-ta melibatkan PNS di pilka-da waktu lalu.
Hal ini diungkapkan Ketua Panwas Minahasa, Herwyn Ma-londa MPd, Selasa (22/01) ke-marin.
Menurut Malonda temuan ini sudah ditindaklanjuti, dan se-karang Panwas tinggal me-nunggu kebijakan dari BKD Mi-nahasa. “ Temuan ini sudah di-tindaklanjuti ke BKD Minahasa untuk dilakukan proses lebih lanjut” ujar mantan Korda GMNI Sulut ini.
Secara terpisah, Humas dan pengawasan Panwas Minahasa, Fentje Bawengan SSos ketika dikonfirmasi tak menampik temuan tersebut. Menurutnya, PNS yang terlibat dalam tahap-an pilkada waktu lalu khusus-nya pada saat kampanye, jum-lahnya bisa mencapai ratusan orang. Sedangkan yang paling dominan adalah guru.
“ Hampir 50 persen yang terlibat adalah guru. Bagi mereka yang ke-tangkap basah langsung diproses ke BKD,” ungkapnya.(tr-01)
|
|