HANYA SATU UNTUK SEMUA

 

 
NEWS CATEGORIES

 

Alamat: Kompleks Ruko Megamas, Blok IB No. 38, Manado
Telp: (0431) 879799 Fax: (0431) 879795 (Redaksi), (0431) 879790 (Marketing)

Berita Minahasa Selatan

23 Januari 2008

Lintas Berita Minsel


Dihadiri loper dan anak pengungsi Poso
HUT Komentar ke 7 Berjalan Meriah 
HUT Komentar ke-7 dipusatkan di Amurang. Ratusan anak yatim dari Panti Asuhan Anggela Yayasan Aquino dan anak panti asuhan Pebete Kabuya Ndaya, turut bersama Kepala Biro Minsel Steven Runtuwene dalam ibadah syukur yang dipimpin oleh Pdt Stenly Sengkey STh. Pada kesempatan itu juga, hadir beberapa pejabat Pemkab Minsel dan Camat Amurang, serta para loper.

AMURANG-Untuk pertama kalinya suatu terobosan besar dilakukan Harian Komentar di Kabupaten Minsel. Di mana, guna memanjakan masyarakat khususnya para pembaca setia yang budiman maka dalam memperingati HUT Komentar ke 7 yang jatuh Selasa (22/01) kemarin, melalui utusan biro Minsel setempat menggelar hajatan puncak HUT yang dilaksanakan di aula Panti Asuhan Anggela Yayasan Aquino Amurang. 
Dengan dihadiri ratusan anak panti asuhan Angela, serta anak panti asuhan Pebete Kabuya Ndaya Amurang dan petinggi Pemkab Minsel yang saat itu diwakili Kepala Kominfo Drs Benny Lumingkewas dan Camat Amurang, Frangky Tangkere SPt, pelaksanaan HUT ini turut diramaikan oleh para anak pengungsi Poso. 
Serta yang tak kalah antusiasnya, seluruh personil Perjur (Persatuan Jurnalis) Minsel yang tak putus-putusnya saling menopang dan mensuport akan kelancaran tugas masing-masing meski pelaksanaan terkesan sederhana, namun rangkaian acara berjalan mulus dan meriah. 
Ini terbukti dengan diawali ibadah syukur yang dipimpin oleh Pdt Stenly Sengkey STh, maka sambutan baik mewakili tuan rumah yang dibawakan oleh ketua panti asuhan Ny Pauline Osu, sambutan pemerintah yang dibawakan Drs Benny Lumingkewas serta mewakili pimpinan dan perusahaan Harian Komentar di Manado yang dibawakan Kepala Biro Komentar Minsel, Steven Runtuwene SSos, semua akhirnya dikunci dengan hadirnya MC alias protokol kawakan Pemkab Minsel, Oce Sumual yang sehari-hari disapa SBY (Sumual Bambang Youtje). 
Dengan sejumlah atraksi konyol yang mengocok perut, SBY mampu menghibur para anak panti asuhan serta para loper koran dengan guyonannya. Tak heran, dalam pemberian bingkisan serta diakonia berupa sembako, aula panti asuhan Angela berubah menjadi hidup, yang pada akhirnya membuat suasana kekeluargaan terjalin begitu mesranya. 
Dalam sambutannya, Bupati Minsel, Drs Ramoy Luntungan yang diwakili juru bicara Benny Lumingkewas menyatakan sangat memuji dan mensuport akan langkah maju yang dialami Harian Komentar dalam memberitakan kabar baik selang tujuh tahun tersebut. 
Oleh karena itu menurutnya, sebagai salah satu mitra kerja Pemkab Minsel saat ini kiranya Harian Komentar bisa lebih berdaya saing, dan menunjukkan akan sumbangsihnya terhadap masyarakat sebagai pembaca. “Sehingga apa yang diulas dalam semua berita Harian Komentar, bisa menjadi bahan pemikiran dan pendidikan masyarakat khususnya para generasi muda yang harus bisa rajin membaca media massa,” ujar Lumingkewas. (***)

RML Bidik Dua Periode di Minsel
Meskipun ada desakan keras agar Bupati Kabupaten Minsel, Drs RM Luntungan maju di suksesi Gubernur Sulut, namun dosen terbang Lembaga Administrasi Negara (LAN) dan IPDN ini nampaknya masih ingin mengabdi di kabupaten. Hal tersebut tersirat dari pernyataan Luntungan ketika diwanwancarai Komentar, belum lama ini.
Menurut Luntungan, apabila dirinya masih diinginkan dan dipercayakan warga Minsel untuk menjadi pemimpin di daerah tersebut, maka ia siap untuk fight kembali di Pilkada Minsel mendatang. Dia mengatakan sangat mencintai warga Minsel sehingga masih terobsesi untuk membangun kabupaten ini agar menjadi lebih baik lagi ke depan.
Argumen ini tidak disangka menuai respon positif dari berbagai kalangan di Minsel. Diungkapkan tokoh pemuda Kecamatan Maesaan, Jhonson Saroinsong, Ketua Karang Taruna Maesaan, Gagarin Wonok, tokoh pemuda Kecamatan Motoling Patrice Paat, Luntungan seharusnya memanfaatkan peluang dua periode di Minsel, sebab masyarakat masih haus dengan sentuhan-sentuhan pelayanan pemerintahan ala Luntungan. 
Mereka meyakini, pergantian kepemimpinan akan mempengaruhi programnya yang telah dibangung selama ini. secara sontan mereka mengaku siap galang dukungan untuk kesuksesan dua periode di Minsel.(ran)

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin