HANYA SATU UNTUK SEMUA

 

 
NEWS CATEGORIES

 

Alamat: Kompleks Ruko Megamas, Blok IB No. 38, Manado
Telp: (0431) 879799 Fax: (0431) 879795 (Redaksi), (0431) 879790 (Marketing)

Berita Pendidikan dan Budaya

24 Januari 2008

Pihak SMA Negeri 7
Membantah Aksi Pengeroyokan Siswa


Soal aksi pengeroyokan an-tarsiswa di SMA Negeri 7 Ma-nado dibantah pihak SMA Negeri 7 Manado melalui Wa-kepsek, Marlon Rompas SPd. “Sebenarnya tidak ada aksi pengeroyokan siswa, namun masalah ini masih kami cari duduk persoalannya,” kata Rompas, Rabu (23/01).
“Kami dari pihak sekolah kaget setelah membaca ko-ran hari ini (kemarin, red), apalagi apa yang diberitakan tidak sesuai dengan keja-dian sesungguhnya dan ke-jadian tersebut terjadi di luar lingkungan sekolah pada waktu jam pulang sekolah sekitar pukul 14.30 WITA,” jelas Rompas.
Sesuai informasi yang kami terima dari beberapa siswa, tambah Rompas, hal tersebut bukan bersifat pengeroyokan namun hanya pertengkaran atau adu mulut antara siswa Sry Rahayu dan Fransisca yang keduanya sebagai pelajar di SMA Negeri 7 Manado.
Ditambahkannya, sesuai informasi yang kami dapat, Sry Rahayu dan Fransisca bertengkar atau adu mulut yang dipicu karena persoalan keluarga, “Kemudian perteng-karan mereka dilerai oleh rekan-rekan mereka yang berusaha menghentikan adu mulut tersebut,” jelasnya.
Sementara itu informasi yang diterima wartawan Komentar dari beberapa guru yang ditemui harian ini me-ngatakan, sebenarnya tidak ada aksi pengeroyokan seperti yang diberitakan hari ini, yang terjadi hanya percek-cokan antarsiswa.
Wakil Kepala Sekolah Bi-dang Kesiswaan Marlon Rom-pas SPd yang didampingi Hu-mas Drs Marley Pandelaki, menegaskan, untuk perma-salahan ini pihak sekolah akan mencari duduk persoal-an sebenarnya, “untuk itu pada besok hari (hari ini, red) pihak sekolah akan memang-gil Sry Rahayu dan Fransisca bersama orangtua mereka serta beberapa siswa untuk dimintai keterangan sebenar-nya. Mengenai sangsi apa yang diberikan pihak sekolah masih menunggu keterangan yang sebenarnya tentang kejadian tersebut,” kuncinya.
DISESALKAN
Sementara itu menanggapi peristiwa pengeroyokan antar siswa, pemerhati pendidikan Ir Moody Rondonuwu MT, yang menyesalkan kejadian terse-but. Menurutnya hal tersebut tidak akan terjadi apabila pendidikan keluarga pada kedua siswa tersebut dipokok-kan, “Sebaiknya orangtua bisa menjadi contoh bagi anaknya dan seharusnya masalah rumah tangga jangan dibebani pada kehidupan anak, karena akan berpengaruh terhadap kejiwaan anak yang berimbas dalam lingkungan sekolahnya. Intinya orangtua harus men-didik anaknya sesuai dengan etika moral, begitu pun de-ngan pihak sekolah agar bisa mendidik para siswa dengan baik, sebaiknya siswa itu dija-dikan sahabat dan diberikan bimbingan moral yang baik,” tukasnya.(tr-04)

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin