|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Berita
Minahasa Induk
|
24 Januari 2008
|
Kota Langowan selangkah lagi
Hari Ini, Duo Srikandi Pimpin Langut
Peresmian Kecamatan Langowan Utara (Langut) dipastikan akan berlangsung pada Kamis (24/01) pagi ini sekitar pukul 10.00 WITA, di Desa Tempang. Sesuai agenda, setelah peresmian acara akan langsung dilanjutkan dengan pelantikan camat dan sekcam di kecamatan baru di Minahasa tersebut.
Diperoleh informasi resmi, figure yang akan dilantik memimpin Langut adalah seorang srikandi yakni Ir Nita Rorong MAP. Salah satu pejabat di Dinas Infokom Minahasa itu dikabarkan telah mendapat restu dari Top Leader di Kabupaten Minahasa, Stefanus Vreeke Runtu. Sementara untuk posisi sekcam nampaknya juga akan dipercayakan pada seorang srikandi. Sebagaimana bocoran resmi, figur ini adalah pejabat yang sehari-harinya bekerja di Pemerintah Kecamatan Langowan Barat, yakni Siska Maseo SPi MAP.
Pada bagian lain, Juru Bicara Pemkab Minahasa, Glady Kawatu SH MSi, ketika keterangan, membenarkan kalau peresmian Langut sekaligus pelantikan camat setempat akan berlangsung pada Kamis besok. Ditanya soal kepercayaan yang akan diberikan Bupati SVR kepada dua srikandi asal Langowan itu, Glady tak menampik. “Ya, memang sudah ada kepastian tentang posisi camat dan sekcam. Yang jelas, acaranya akan digelar besok (hari ini, red),” ujar pejabat yang disebut-sebut akan dipercayakan sebagai Kadis Diknas Minahasa itu.
Pada bagian lain terpantau, spanduk-spanduk berisikan kalimat tentang Kota Langowan, mulai dipasang sejumlah warga di berbagai titik. Ada yang dipasang di depan rumah, adapula yang dipasang melintang di atas ruas jalan. Ini dilakukan warga menyusul adanya kepastian peresmian Kecamatan Langowan Utara. Sebab peresmian kecamatan keempat di Langowan itu adalah cikal bakal terwujudnya Kota Langowan. Artinya, tinggal selangkah lagi Kota Langowan terwujud apabila Langut sudah diresmikan.(dav)
Sejumlah Pengurus PKPI Minahasa Protes Worang
Konflik internal masih terjadi di PKPI Minahasa. Kali ini kepemimpinan Jussy Worang di partai berlogo burung garuda merah putih ini, belakangan diprotes sejumlah pengurusnya.
Mereka masing-masing Terry Sinaulan, Audy Wongkar, Telma Rondonuwu, Davis Ticoalu, Hendrik Legoh, Fredy Siwu, Boy Kambey, Coleine Pandeiroth, menyatakan secara tertulis menolak kepemimpinan Ketua DPK PKPI Minahasa, Jussy Worang.
“Kami menolak akan kepemimpinan dari Jussy Worang karena selama ini sudah tidak mengikuti akan aturan-aturan dalam mekanisme partai,” ujar Terry Sinaulan mewakili rekan-rekannya. Lebih lanjut, legislator Manguni ini mengatakan yang paling kental dan sangat fatal saat penunjukkan ketua fraksi tanpa melaui rapat. Ditambahkan, sikap penolakan ini sudah disampaikan ke Dewan Pimpinan Propinsi PKPI Sulut.
Belum ada penjelasan resmi dari Jussy Worang mengenai sikap protes tersebut. Ketika dikonfirmasi melalui ponselnya 08135622XXXX berulang kali, tidak diangkat-angkat. (tr-01)
Gelar simposium Penyelamatan Danau Tondano
Pemkab Bakal Hadirkan Menteri LH
Pemkab Minahasa sangat serius dalam menyelamatkan Danau Tondano. Menyusul akan digelarnya simposium dalam waktu dekat ini, dengan menghadirkan Menteri Negara Lingkungan Hidup (LH).
“Ya, dalam mengseriusi akan program pemkab dalam menyelamatkan DAS Tondano ini terlebih dalam memberantas akan eceng gondok, kami akan menggelar simposium dan saat ini kami sementara berupaya melobby ke pusat untuk mendatangkan Menteri Negara Lingkungan Hidup Rahmat Witoelar,” ungkap Kepala Badan Perencananan Pemerintahan Daerah (BAPPEDA) Minahasa, Witford Sangian.
Selain itu, lanjutnya, pihaknya akan mendatangkan juga pejabat tinggi di Departemen PU serta pakar-pakar dari dalam maupun luar daerah untuk mengformulasikan akan penyelamatan Danau Tondano ini. (tr-01)
|
|