|
|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Mimbar dan Keagamaan |
24 Januari 2008
|
|
Pendidikan Moral di Sekolah Perlu Menyentuh
|
Tokoh
agama di Sulut, Pst Fred Tawalujan dan Drs Hi Anwar
Panawar menanggapi aksi tawuran pelajar, hal ini
diakibatkan pendidikan moral atau agama di sekolah
masih perlu ditingkatkan dan harus benar-benar
menyentuh pada orangnya.
Seperti yang dikatakan Tokoh Agama Sulut yang juga Mantan Kepala Sekolah SMA Negeri 8 Manado, Drs Hi Anwar Panawar, Rabu (23/01) bahwa, pendidikan moral perlu ditanamkan untuk siswa dan pelajar.
Hal senada juga dikatakan Pst Fred Tawalujan, di mana menurut dia, di sekolah me-mang perlu pelajaran moral terhadap anak didik. “Perlu juga pendidikan moral atau keagamaan ini hendaknya benar-benar menyentuh siswa didik, bukan hanya bersifat seremoni atau materi belaka,” tambahnya.
Untuk mengatasi permasa-lahan tawuran antarpelajar menurut dia, memang terjadi diluar lingkungan sekolah, kalau mereka sudah menda-patkan pendidikan moral tentu masalah tawuran dapat teratasi. “Tentunya siswa didik juga perlu pendalaman iman dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.
Sementara itu menurut Anwar Panawar, “jika masih terjadi hal ini seperti ini, yang pasti turut disayangkan. Pasalnya, siswa maupun pelajar sebagai generasi penerus bangsa mempunyai tanggung jawab besar untuk memajukan negara. Untuk itu, mereka harus rajin belajar agar, bisa meraih cita-cita setinggi mungkin. Dan tujuan utama sekolah adalah untuk menimba ilmu, bukannya untuk berkelahi,” katanya.
Selain pendidikan formal seperti, pemberian pelajaran sekolah, pendidikan moral seperti, tentang perilaku, akhlak, etika, sopan santun dan agama yang penting diberikan kepada para pelajar sebagai mata pelajaran tam-bahan agar, perilaku mereka tidak menyimpang. Pasalnya, pelajar saat ini sangat rentan dengan banyaknya pengaruh dari luar. “Pendidikan akhlak harusnya tidak hanya dibe-rikan di sekolah saja tetapi, juga di lingkungan keluarga. Dan yang berperan di sini adalah orang tua. Sebab, jika akhlak mereka bagus, tentu mereka akan berpikir dulu jika melakukan suatu tindak-an, terlebih tindakan-tindak-an yang brutal seperti tawur-an antarpelajar,” katanya.
Dikatakannya, untuk selan-jutnya pendidikan ini dite-ruskan di sekolah. Karena, orang tua menitipkan anak-anak mereka di sekolah bukan hanya untuk belajar saja tetapi, juga didik dan dibina agar menjadi manusia yang berguna bagi bangsa dan negara serta memilki akhlak yang mulia.(aan)
|
|