|
|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Minahasa Tenggara |
24 Januari 2008
|
|
Pembangunan RS
di Ratatotok Tinggal Janji?
|
Rencana pembangunan Rumas Sakit (RS) di Kecamatan Ratatotok yang dianggarkan menelan anggaran sebesar Rp 50 miliar oleh Yayasan Pembangunan Berkelanjutan Sulawesi Utara (YPBSU), hingga kini ternyata belum ada tanda-tanda direalisasikan.
Bahkan, rencana ini terhenti pada peletakan batu pertama saja, tanpa ada tindak lanjut lebih nyata.
Menurut Teddy Rugian SSos, warga Mitra khususnya yang berasal dari Ratatotok bahkan Kecamatan Kotabunan (Bol-mong) berkerinduan hadirnya RS ini, supaya akses mereka mendapatkan layanan kesehat-an menjadi semakin mudah. “Sekarang kalau ada warga di sana yang sakit, harus mengelu-arkan lebih banyak anggaran karena harus dirujuk di rumah sakit besar yang ada di Noongan maupun di Manado,” jelasnya.
Rugian pula mengatakan yang menjadi permasalahan, YPBSU yang merupakan yayasan pengelola dana bantuan dari PT Newmont Minahasa Raya, kelihatannya tidak maksimal dalam melaksanakan tugas. Salah satu contoh yang menjadi persoalannya adalah ketua ya-yasannya tinggal di Jakarta se-mentara persoalan daerah tidak sepenuhnya diketahui mereka.
Sementara itu, pihak YPBSU, hingga berita ini diturunkan be-lum berhasil dikonfirmasi me-nyangkut persoalan terse-but.(dax
|
|