CLOSE PAGE : PRINT NEWS

 

 

 
NEWS CATEGORIES
Mimbar Keagamaan
Opini Redaksi
Seputar Manadoku 
Politik Pemerintahan
Pendidikan Budaya
Bisnis Ekonomi
Hukum dan Kriminal
Otonomi dan Suksesi
Bolamania Tribun

BERITA DAERAH
Minahasa Induk
Minahasa Minut
Minahasa Selatan
Minahasa Tenggara
Tomohon
Bitung 
Sanger dan Talaud 
Bolmong 

REDAKSI INFO.
About Us

Alamat: Kompleks Ruko Megamas, Blok IB No. 38, Manado
Telp: (0431) 879799 (Hunting),
Fax: (0431) 879795 (Redaksi), (0431) 879790 (Marketing)
 

  

Berita Otonomi dan Suksesi 

24 Januari 2008

Februari, DPD Tentukan Sikap Soal Boltim dan Bolsel

 

 IKUTI BERITA LAIN

Minta kesediaan nakhodai Beringin Tomohon
Lima Ketua PK Temui Epe

JJM Pantas Jadi Panutan Generasi Muda Mitra

Dicari, Kandidat yang Bersedia Bantu Biayai Pilwako 

Lintas Berita Otonomi 

Tanggal 6 Februari 2008 mendatang DPD RI akan memutuskan sikap terkait pemekaran Boltim dan Bolsel. Sikap tersebut selanjutnya akan disampaikan dalam pertemuan segitiga antara PAH I DPD RI, Komisi II DPR RI dan pemerintah. Demikian diungkapkan Ketua PAH I DPD RI, Marhany Pua, saat ditemui Komentar, di Jakarta, kemarin (23/01).

“Berkas pemekaran kedua daerah tersebut dua minggu lalu telah diterima DPD. Ber-kas pemekaran akan dibahas dan disikapi dalam sidang paripurna yang diagendakan tanggal 6 Februari 2008 mendatang,” katanya.
Pua mengatakan, sebelum menentukan sikap terkait pemekaran Boltim dan Bolsel, DPD RI khususnya PAH I yang membidangi pemekaran akan membentuk tim untuk mela-kukan kunjungan ke Boltim dan Bolsel guna melihat ke-siapannya. Kunjungan dijad-walkan akan dilakukan pada tanggal 28 Januari menda-tang.
“Hasil kunjungan nantinya menjadi bahan pembahasan untuk ditindaklanjuti menjadi sikap DPD yang akan disam-paikan dalam pertemuan segitiga antara PAH I, Komisi II dan pemerintah,” terangnya. 
Ketua Komisi II DPR RI, Letjen (purn) EE Mangindaan ketika dikonfirmasi terpisah membenarkan bahwa peme-karan Boltim dan Bolsel perlu mendapat pertimbangan dari DPD RI. “DPD kita minta pertimbangan karena kita menghargai lembaga tersebut sebagai utusan daerah,” paparnya.
Di sisi lain, meskipun peme-karan Boltim dan Bolsel men-jadi kewenangan Komisi II, na-mun mantan Gubernur Sulut ini mengatakan pihaknya te-tap akan jeli dan hati-hati da-lam melakukan kajian. Karena itu, ia mengimbau agar ma-syarakat di kedua daerah ter-sebut dapat bersabar.
“Masyarakat sebaiknya ber-sabar. Tidak perlu ada yang memaksakan kehendak hanya karena ingin disebut sebagai pahlawan pemekaran,” tutur-nya seraya menambahkan, pembahasan akan disesuai-kan dengan agenda yang se-dang ditangani komisi II.
“Saya mendukung peme-karan, dan tidak ada niat menghambatnya.Tolong mengerti posisi saya karena setiap anggota komisi yang daerahnya masuk dalam 49 berkas usulan pemekaran juga berupaya mempercepat pemekaran daerahnya,” imbuhnya.(zal)

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin