|
|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Talaud,
Sitaro, Sagihe |
24 Januari 2008
|
|
Distrubusi BBM terhenti
Sebulan Lamanya Warga Miangas tak ‘Nikmati’ BBM
|
Meskipun secara umum stok Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk warga Kabupaten Talaud cukup tersedia, namun hal ini belum bisa dirasakan sepenuhnya oleh warga terlebih yang berada paling terdepan dari NKRI, yakni Pulau Miangas. Buktinya, sebulan terakhir ini warga dibuat ‘bak’ kembali ke zaman belum mengenal minyak karena harus mengandalkan kayu bakar lagi.
Sebagaimana dituturkan Camat Miangas Sepno R Lan-taa SH kemarin (23/01), kon-disi riskan yang sedang di-hadapi masyarakat Miangas ini diharapkan segera men-dapatkan perhatian serius dari instansi yang paling ber-kompoten. “BBM hingga saat ini menjadi barang langka di Miangas. Untuk itu dimin-takan pihak Departemen Per-hubungan dan Pertamina bisa mencermati persoalan ini. Minimal distribusi BBM yang biasa dilakukan kapal perintis ke Miangas difungsikan kem-bali,” harap Lantaa.
Menurutnya, kalau dengan cara ini tidak bisa, sebaiknya segera dicari solusi lain untuk melayani penyaluran BBM ke Miangas. Sebab hingga se-karang aktivitas dari warga seperti halnya dengan para nelayan yang terbiasa meng-andalkan BBM makin mem-prihatinkan kondisinya terkait pemenuhan kebutu-han hidup.
“Harapannya tergantung pada pihak yang paling ber-kompoten dalam mencari ja-lan keluar buat kelancaran penyaluran BBM ke Miangas,” tuturnya. Karena pada da-sarnya, BBM dibutuhkan tak hanya berdampak positif pada peningkatan perekonomian warga, juga berperan penting dalam menunjang keamanan yang ada di daerah perbata-san dengan negara tetangga Filipina ini.(est)
|
|