|
|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Kota Tomohon dan Sekitarnya |
24 Januari 2008
|
|
Soal aspirasi masyarakat Leilem
Tujuan Gabung Tomohon Demi Kesejahteraan Warga
|
Wacana Desa Leilem, Kecamatan Sonder, Kabupaten Minahasa lebih pantas bergabung dengan Kota Tomohon, disambut baik sejumlah kalangan di Kota Bunga, julukan Tomohon. Sebagaimana diutarakan Sekretaris DPC PDIP Kota Tomohon, Paulus Sembel, dilihat dari sisi keadaan wilayah, sangat wajar jika Desa Leilem bergabung dengan Kota Tomohon. Terlebih lagi, katanya, sebagian besar masyarakatnya beraktivitas di Kota Tomohon.
“Ini adalah aspirasi masya-rakat Desa Leilem dan saya anggap tidak mengada-ada. Oleh sebab itu sangat pantas diperjuangkan oleh semua elemen yang berkepentingan demi kesejahteraan masya-rakat Desa Leilem,” tukas Sembel kepada Komentar, Rabu (23/01).
Pemkab Minahasa, jelasnya, harusnya mensuport aspirasi ini. Sebab kewibawaan Pem-kab Minahasa justru akan lebih bernilai ketika mampu merespons keinginan warga-nya. Sebagai bukti, dulu ada 21 Desa di Minahasa yang bergabung dengan Kota Ma-nado, toh lancar-lancar saja tanpa ekses. Sembel, berha-rap Pemkab Minahasa punya kedewasaan pola pikir dalam menyikapi aspirasi masyara-kat Desa Leilem ini,” pungkas Ketua Pemuda Demokrat In-donesia Cabang Tomohon ini.
Secara terpisah, Pemerhati Pemerintahan dan Politik Kota Tomohon, Judie Turambi SH menambahkan, aspirasi dari masyarakat Desa Leilem perlu dihargai dan diresponsi. Na-mun hal ini, tegasnya, dise-lesaikan dulu dengan Pemkab Minahasa sesuai dengan aturan yang berlaku. “Pada dasarnya kami menerima aspirasi dari masyarakat Desa Leilem untuk bergabung dengan Kota Tomohon. Nah supaya semuanya berjalan lancar dan tak ada masalah, aspirasi ini diselesaikan dulu dengan Pemkab Minahasa tentunya berpedoman pada aturan yang berlaku,” tandas Ketua Generasi Muda FKPPI Kota Tomohon ini.(jok)
|
|