HANYA SATU UNTUK SEMUA

 

 
NEWS CATEGORIES

 

Alamat: Kompleks Ruko Megamas, Blok IB No. 38, Manado
Telp: (0431) 879799 Fax: (0431) 879795 (Redaksi), (0431) 879790 (Marketing)

Berita Minahasa Selatan

24 Januari 2008

Lintas Berita Minsel


Buntut pernyataan 600 PSK di Minsel
Kadis Kesehatan Dituding Asbun
Adanya pernyataan Kadis Kesehatan, dr Dirk Lengkong, soal adanya 600 orang PSK di Minsel, ternyata menimbulkan polemik dan kecaman sejumlah elemen masyarakat. Mereka menilai pernyataan Lengkong asal bunyi (Asbun).
Bahkan, sejumlah mahasiswa asal Minsel, dan tokoh masya-rakat, menantang Lengkong un-tuk membeber ungkapannya itu dengan dukungan data aku-rat. Serta juga teknik hingga memperoleh data PSK asal Min-sel, yang dinilai membludak dan mengejutkan itu. 
“Kami menantang Lengkong untuk bisa membeber data il-miah seputar PSK itu. Kalau tak bisa menunjukkan data akurat, ini namanya pelecehan dan merusak citra warga Minsel sendiri,” tukas David Masengi, tokoh pemuda Minsel. 
Hal senada diungkapkan, To-naas Brigade Manguni (BM) Minsel, Yoldi Paat. Menurutnya, hal semacam itu sebaiknya ti-dak perlu diekspos, apalagi ka-lau belum ada dukungan data yang akurat. Dijelaskan Paat, itu sama saja dengan menjual kejelekkan atau kebusukkan masyarakat Minsel di luar dae-rah. Apalagi saat ini pemerintah sedang giat-giatnya menarik investor dan wisatawan lokal dan mancanegara.(pen)

Buntut Kebakaran Kantor KB-KS,
Lengkong Berkantor di Rumah Sendiri 
Amurang - Tindakan positif dilakukan petinggi kantor KB-KS Minsel. Di mana, melihat kantornya tinggal puing-puing akibat kebakaran yang terjadi Minggu (20/01) malam lalu, Kepala Kantor KB-KS Minsel, Drs Ferry Lengkong, memerintahkan anak-buahnya untuk bisa berkantor sementara di rumah kediamannya yang terletak di Kelurahan Pondang, Amurang. 
Dijelaskan Lengkong, hal ini hanya sementara saja. Dan mulai Selasa (22/01), SKPD-nya mulai pindah ke kantor baru yaitu bekas kantor Catatan Sipil (Capil) di Kelurahan Uwuran Satu, Kecamatan Amurang. “Nasi so jadi bubur, kantor so tabakar, terpaksa harus ambil tindakan cepat yakni menjadikan rumah pribadi sebagai kantor sementara,” ungkap Lengkong.(pen)

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin