|
|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Sanger dan Talaud |
24 Januari 2008
|
BPM Giatkan Pembangunan Berbasis Masyarakat
Masyarakat yang meru-pakan tonggak utama dari pembangunan sudah sepan-tasnya dikembangkan dalam berbagai aspek. Sebab dengan begitu arah pembangunan akan lebih jelas dan sudah pasti pembangunan tersebut nantinya bermuara pada ma-syarakat itu sendiri. Hal inilah yang sedang ditindaklanjuti Badan Pemberdayaan Masya-rakat (BPM) Talaud.
Menurut Kepala BPM Talaud SL Bambuta-Ijong, berbagai acuan pelaksanaan kegiatan pembangunan ber-basis masyarakat telah dila-kukan dan ini merupakan tindak lanjut dari hasil Rapat Koordinasi (Rakor) pember-dayaan masyarakat desa se-Indonesia.
Dimana sesuai penegasan dari Dirjer PMD terkait program masyarakat diharapkan mendapat dukungan sepenuh-nya dari pemerintah daerah dalam rangka akselerasi program kegiatan pembangu-nan berbasis dan berorientasi pada pemberdayaan mas-yarakat.
“Berdasarkan hasil rakor, penegasan kegiatan dititik be-ratkan pada beberapa kegia-tan, diantaranya pemantapan pelaksanaan program nasional dalam rangka penanggulangan kemiskinan, pengembangan lembaga sosial masyarakat, pemantapan penyelenggaraan Pemdes dan peningkatan ka-pasitas adat dan lembaga adat,” kata Bambuta.
Lanjut kata dia, untuk pro-gram disesuaikan dengan kegiatan berbasis pemberda-yaan masyarakat dilakukan secara terpadu lintas sektor. Ia mengaku, dari dana APBN melalui program nasional pemberdayaan masyarakat, di mana Kabupaten Talaud dialokasikan dana Rp 11 M untuk enam kecamatan yang sementara dalam proses do-kumen.(est)
Di Sidang Resort GMIST, Mokodompit Ingatkan Pelestarian Hutan
Sidang Resort GMIST Siau Timur (Sitim) ke-31 digelar di Kampung Nameng, Rabu (23/1) kemarin. Berbagai agenda siap dibahas, termasuk satu di antaranya masukan yang diberikan Pemkab Sitaro ter-kait program pelestarian alam.
Singkatnya pemerintah ber-harap warga jemaat turut memberikan kontribusi soal program pelestarian alam di Sitaro. Sebab dengan begitu tujuan mulia yakni upaya me-redam dampak pemanasan global yang kerap mengintai pemukiman penduduk bisa diantisipasi sejak dini.
“Program pelestarian hutan dan lingkungan, yang merupa-kan imbas dari global warning diharapkan juga dimasukan dalam program pembahasan dalam sidang resort sebagai kontribusi jemaat terhadap lingkungan,” jelas PPS Bupati Sitaro Drs Idrus Mokodompit dalam pembukan Sidang Resort GMIST Siau Timur kemarin. Selain itu, warga Gereja diajak untuk mendu-kung APBD 2008.(med)
|
|