|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Berita
Ekonomi dan Bisnis
|
25 Januari 2008
|
|
Stasiun Pengisian Gas Elpiji Di Bitung Siap Beroperasi
|
Pembangunan stasiun pengisian gas elpiji di kota Bitung Sulut sudah 95 persen rampung. Stasiun terbesar di kawasan Indonesia Timur tersebut mampu mensuplai gas elpiji sebanyak 300 ton gas per hari, atau mampu mensuplai melebihi kebutuhan masyarakat sekitar 12 sampai 15 ton, setiap hari.
Hal tersebut dikatakan Gubernur Sulut, Drs SH Sarundajang, melalui Asiten II Perekonomian, Dra Marieta Kuntag kepada sejumlah wartawan, usai meninjau pembangunan stasiun pengisian gas di kota Bitung, Rabu (23/01) lalu.
Menurut Kuntag pembangunan stasiun pengisian gas elpiji di kota Bitung sudah mencapai 95 persen penyelesaiannya, tinggal menunggu perampungan pelabuhannya. “Seluruh bangunan dan perlengkapan sudah siap digunakan, kemungkinan bulan Maret mendatang sudah dapat dioperasikan,” kata Kuntag.
Selanjutnnya Chadir, General Mager PT Gasmindo saat ditemui, mengakui kesiapan stasiun tersebut. “Stasiun kini telah dilengkapi dengan tiga tabung penampung, yang masing-masing tabung mampu menyimpan sekitar 100 ton gas. Bahkan Gasmindo juga akan menyediakan sejumlah tabung gas yang baru, untuk mengantikan tabung konsumen bila dibutuhkan,” ujarnnya.
Sementara itu, Kadis Perindag Sulut Gemmy Kawatu SE MSi juga membenarkan semakin rampungnnya pembangunan stasiun pengisian gas tersebut.
Menurut Kawatu, setelah stasiun pengisian beroperasi, maka harga beban ongkos angkut yang biasannya dikenakan distributor, sudah tak lagi berlaku sehingga harga jual yang misalnnya (12 kilo) Rp 140 ribu pertabung akan turun menjadi Rp 80 ribu pertabung.(wel)
|
|