|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Politik dan Pemerintahan |
25 Januari 2008
|
|
Sualang: Kelangkaan Semen Ganggu Stabilitas Daerah
|
Wakil Gubernur Sulut, Freddy Harry Sualang mengatakan bahwa kelangkaan semen yang melanda Sulut belakangan ini menjadi salah satu indikator yang dapat mengganggu stabilitas daerah. Untuk itu, persoalan ini harus secepatnya dituntaskan.
“Saat ini masyarakat di dae-rah kita tengah giat-giatnya melakukan pembangunan. Tetapi jika material semen hi-lang dari pasaran, maka hal ini akan mengganggu stabili-tas daerah. Persoalan ini me-mang cukup kompleks. Kare-na itu kepada pihak yang ber-kompeten saya minta untuk mencari solusi yang terbaik,” ungkapnya di sela-sela rapat koordinasi yang dilaksanakan di Badan Kesbang Pemprop Sulut, Kamis (24/01).
Menariknya, dalam perte-muan ini, Kadiv Humas Pem-prop Sulut, AKBP Drs Benny Bella yang telah melakukan investigasi di lapangan meng-ungkap-kan bah-wa stok se-men Boso-wa yang ada di Bi-tung da-lam kondi-si melim-pah. Teta-pi aneh-nya ketika sampai di Manado tidak ada di pasaran.
“Ini sangat mengherankan, makanya kami menduga telah terjadi penimbunan. Karena itu, Polda Sulut akan mem-bentuk tim, dan bila perlu Pemprop Sulut juga melaku-kannya. Sebab jika kita laku-kan secara berkoordinasi, ma-ka persoalan ini akan dapat secepatnya diselesaikan,” tandasnya.
Sementara itu, Pemprop Su-lut yang sebelumnya telah melakukan sidak di lapangan, saat ini telah merancang kebi-jakan yang intinya melakukan penataan skema distribusi melalui jalur khusus. Kebijak-an ini sasarannya agar semen dapat terbagi secara merata.
“Selain strategi ini, kita juga menekankan pada distribu-tor agar wajib memberikan laporan secara periodik,” ka-ta Kasubdin Perdagangan Dalam Negeri Disperindag Sulut, Drs Janny Rembet se-raya menambahkan, kebu-tuhan semen tahun 2008 na-ik dari 280 ribu ton pada ta-hun 2007 menjadi 400 ribu ton di tahun 2008.(eda)
|
|