|
|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Kota Tomohon dan Sekitarnya |
25 Januari 2008
|
|
Lagi, 4 Kelurahan dan 1 Desa
Jadi ‘Sarang’ Penularan DBD
|
Setelah Kelurahan Kolongan yang dinyatakan positif sebagai ‘sarang’ jentik nyamuk aides agepty, kini ada empat kelurahan yakni Kakaskasen, Matani, Telete, Walian dan satu desa yakni Tinoor II dilaporkan sebagai lokasi penularan DBD (Demam Berdarah Dengue).
Sebagai bukti, fogging atau penyemprotan telah dilakukan pihak Dinas Kesehatan dan Kesejahteraan Sosial Kota Tomohon di empat kelurahan dan satu desa ini.
Menurut Kepala Dinas Kesehatan dan Kesejahteraan Sosial Kota Tomohon, Dr Herman Simanjuntak, masyarakat harus mewaspadai timbulnya jentik-jentik nyamuk Aedes aegepty dengan melaksanakan kegiatan 3 M. Pasalnya, kata mantan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Minahasa ini, penyakit DBD mulai mewabah di beberapa kelurahan dan desa di Kota Tomohon. “Berdasarkan penyelidikan epidemologi yang kami lakukan ternyata ada beberapa kelurahan dan desa di Kota Tomohon yang telah positif ada jentik-jentik nyamuk Aedes aegypti. Nah kelurahan dan desa tersebut telah kami lakukan fogging,” katanya.
Sebelumnya, Simanjuntak mengatakan, fogging atau pengasapan bertujuan membunuh jentik-jentik nyamuk aedes aegepty penyebab penyakit DBD.(jok)
(box)
Kelurahan dan Desa Sebagai Sarang Penularan DBD
Kelurahan
- Kakaskasen
- Matani
- Walian
- Kolongan
Desa
- Tinoor II
Sumber : Dinas Kesehatan dan Kesejahteraan Sosial Kota Tomohon
|
|