|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Berita
Minahasa Tenggara
|
26 Januari 2008
|
|
Halla: Dishut Jangan Kebakaran Jenggot
|
Disorot karena statemennya yang menyoal lemahnya peng-awasan Dinas Kehutanan (Dis-hut) khususnya jagawana ter-kait maraknya penebangan liar, anggota DPRD Mitra, Kis-man Halla angkat bicara. Me-nurutnya, kritik yang dila-yangkannya tersebut, harus-nya bukan ditanggapi dengan emosional dan terkesan keba-karan jenggot oleh Dishut, melainkan dengan segera mencarikan solusi.
“Dishut harusnya lebih arif dalam menanggapi apa yang saya kritik, bukan berpolemik dan kebakaran jenggot,” kata-nya, Jumat (25/01) kemarin.
Sebelumnya, seperti diberi-takan harian ini, komentar Halla soal lemah-nya peng-awasan petugas jagawana terkait maraknya penebang-an liar di kawasan gunung potong dan hutan lindung Manimporok, dikritisi Hanny Pandeleke.
Menurutnya, apa dikatakan Halla terlalu berlebihan dan malah bisa menjadi tamparan bagi Dekab sendiri. Diungkap-kan Pandeleke, petugas jaga-wana dengan anggota dewan Mitra memiliki selisih gaji yang cukup jauh. “Pak Kisman Halla hanya duduk duduk di dewan dan terima gaji lebih besar dari petugas jagawana.(dax)
|
|