|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Berita
Otonomi dan Suksesi
|
26 Januari 2008
|
|
‘Dompet Pilwako’ Perlu
Dibentuk
|
Upaya Pemkot Kota Kotamobagu untuk menggalang dana guna mengatasi masalah minimnya anggaran pilwako, terus mendapatkan dukungan positif. Bahkan, sejumlah kalangan mengusulkan agar masalah ini diatasi dengan cara membuat ‘Dompet Pilwako’ sebagai wadah penyaluran bantuan.
“Bentuk saja Dompet Peduli, apa susahnya? Saya pikir hanya mereka yang enggan memberi bantuan atau takut disodori proposal yang tidak mendukung aksi penggalangan dana ini,” ujar warga Kotamobagu bernama Win, yang mengaku cukup tertarik dengan aspirasi penggalangan dana Pilwako.
Dompet yang satu ini, katanya, boleh dibentuk oleh pemerintah, tapi boleh juga oleh organisasi kemasyarakatan, atau gabungan keduanya yang berhimpun dalam wadah seperti tim independen.
“Soalnya kalau penggalangan dana ini terus dijadikan polemik, dan tidak pernah ada action, tentu tidak pernah satu rupiah pun dana yang terkumpul,” imbuhnya.
Sementara itu, Denny Mokodompit SE dari Dekot KK yang pertama kali menyampaikan kesiapan untuk membrikan bantuan Rp 1 juta, mengatakan dirinya siap melakukan lobi-lobi di tingkat legislatif apabila dibutuhkan semacam aturan dalam proses penggalangan dana lewat Dompet Pilwako. ”Karena Pemkot yang pertama kali menyampaikan niat baik ini, saya pikir tidak ada lagi kendala untuk meneruskannya. Sekarang tinggal actionnya saja,” kata Mokodompit.(tus)
|
|