HANYA SATU UNTUK SEMUA

 

 
NEWS CATEGORIES

 

Alamat: Kompleks Ruko Megamas, Blok IB No. 38, Manado
Telp: (0431) 879799 Fax: (0431) 879795 (Redaksi), (0431) 879790 (Marketing)

Head Lines News

26 Januari 2008

Perdana Menteri Italia Mundur


Perdana Menteri Italia, Ro-mano Prodi (68) mengundur-kan diri Kamis (24/01) lalu, se-telah memimpin pemerintahan selama 20 bulan yang diwar-nai berbagai tekanan. Prodi,
pemimpin yang berhaluan tengah-kiri, mundur setelah menghadapi mosi tidak perca-ya dalam pemungutan suara di Senat. 
Italia kemungkinan akan mempercepat pemilu atau membentuk pemerintahan se-mentara. Keputusan itu harus dibuat oleh Presiden Giorgio Napolitano yang akan berkon-sultasi dengan sejumlah pe-mimpin politik Italia. 
Presiden Napolitano tam-paknya lebih memilih mem-bentuk pemerintahan semen-tara. Tetapi, oposisi sayap ka-nan cenderung mendesak di-gelarnya pemilu baru. Peme-rintahan Prodi sejak awal su-dah rentan. Ia semakin tak berdaya setelah ditinggalkan oleh Partai Katolik UDEUR yang beraliran tengah. Krisis demi krisis muncul di tubuh pemerintahan Prodi yang di-awali pengunduran diri men-teri kehakiman di kabinet Pro-di, yakni pemimpin UDEUR Clemente Mastella. Mastella mundur setelah didakwa mela-kukan korupsi bersama istri-nya. Baik Mastella maupun istrinya menyatakan mereka tidak bersalah.
Prodi kehilangan lima suara di majelis tinggi, 161-156 setelah debat sengit. Kete-gangan menyelimuti ketika pe-mungutan suara berlangsung di senat. 
Prodi kembali ke panggung kekuasaan 20 bulan lalu sete-lah berhasil menang tipis atas pendahulunya, Silvio Ber-lusconi, orang terkaya di Italia sekaligus pemimpin kerajaan media di Italia.
Prodi diperkirakan bakal menangguk pujian atas upa-ya-upayanya mengatasi defisit belanja negara yang terjadi se-lama beberapa tahun Berlus-coni berkuasa.
Italia mengalami defisit sekitar 2 persen dari produk domestik bruto (GDP) pada 2007. Angka itu jelas cen-derung membaik jika diban-dingkan defisit tahun 2006 yang mencapai 4,4 persen ser-ta tingkat defisit serupa yang berlangsung di bawah peme-rintahan Berlusconi dari kubu konservatif. 
Ia menangguk pujian inter-nasional atas kepemimpinan-nya sebagai Presiden Komisi Eropa. Meskipun disanjung dalam beberapa hal, Prodi juga kerap dipandang sebagai teknokrat yang kurang kha-risma. 
Ia lebih nyaman mengayuh sepeda kesayangannya ketim-bang tampil di televisi. Se-belumnya, Prodi telah meme-nangi pemilu pada 1996. Te-tapi, pemerintahan koalisi tengah-kiri Prodi yang pertama jatuh setelah dua tahun dan lima bulan berkuasa. Peme-rintahan jatuh ketika ia kehi-langan dukungan dari kubu komunis, yang menolak upa-ya-upaya dia untuk melaku-kan reformasi pasar buruh dan pensiun.(ihc) 

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin