|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Berita
Kota Manado dan Sekitarnya
|
26 Januari 2008
|
|
Alasan keterbatasan lahan
Dishub Menyerah Hadapi Terminal Bayangan
|
Kesemrawutan penataan lalu lintas di Manado, yang antara lain dengan kema-cetan, juga ternyata disebab-kan oleh maraknya terminal bayangan. Sayang, instansi terkait, dalam hal ini Dinas Perhubungan (Dishub) terke-san tak mampu lagi berbuat apa-apa dengan kondisi ini.
Pemantauan harian ini, be-berapa lokasi yang berubah menjadi terminal bayangan an-tara lain, Jalan Piere Tendean, Boulevard, tepatnya di bela-kang Jumbo, kemudian di Jalan Wolter Mongisidi Malalayang dan beberapa lokasi lain.
Menurut Kepala Dishub, Hein Dandel, pemerintah me-mang akan menertiban ken-daraan-kendaraan tersebut, namun hingga saat ini masih terbentur dengan mencari lokasi baru untuk merelokasi kendaraan-kendaraan ter-sebut. “Torang sampai saat ini masih sementara cari lokasi baru untuk menempatkan kendaraan-kendaraan tersebut,” ujar Dandel kema-rin (25/01).
Menurutnya, pemindahan kendaraan di terminal ba-yangan yang di Jalan Wolter Mongisidi, akan disesuaikan dengan pemindahan lokasi pasar Bahu. “Torang mo cari lahan sekaligus dengan lahan Pasar Bahu. Supaya terminal tak sama-sama dengan pasar. Namun saat ini masih sulit untuk mendapatkan lahan,” ujarnya.(tr-02)
|
|