HANYA SATU UNTUK SEMUA

 

 
NEWS CATEGORIES

 

Alamat: Kompleks Ruko Megamas, Blok IB No. 38, Manado
Telp: (0431) 879799 Fax: (0431) 879795 (Redaksi), (0431) 879790 (Marketing)

Head Lines News

28 Januari 2008

Gus Dur Kehilangan, Mega Ingat Soekarno


Mantan Presiden Gus Dur melayat ke rumah duka man-tan Presiden Soeharto. Gus Dur mengungkapkan betapa Indonesia kehilangan putra besar. “Indonesia kehilangan putra besar,” ujar Gus Dur usai melayat di Jalan Cendana No 8 Jakarta, Minggu (27/01).
Kasus hukum Soeharto? “Maaf, saya nggak ikut-ikutan tentang itu, biar negara yang mengurusi, biar diselesaikan secara hukum,” ujarnya se-perti dilansir detik.com. Ter-masuk kasus pidananya? “Ya terserah,” tukas Gus Dur yang mengenakan kemeja coklat lengan pendek berpeci hitam sambil berlalu.
Secara terpisah, meski tidak dapat hadir, namun mantan Presiden Megawati Soekarno-putri ikut mengucapkan bela-sungkawa atas kepergian Soe-harto. “Saya atas nama priba-di dan Ketua Umum DPP PDI Perjuangan menyampaikan duka cita yang mendalam ke-pada keluarga Pak Harto. Se-moga keluarga yang ditinggal-kan bisa tabah dan tawakal,” ujar Megawati Soekarnopu-tri, sebagaimana disampaikan staf khususnya, Ari Djunaidi, dalam rilis kemarin.
Menurut Ari, sejak Pak Harto masuk Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP), Megawati yang saat ini sedang berada di Singapura secara saksama terus mengikuti perkemba-ngan penanganan kesehatan Soeharto hari demi hari. “Wa-lau saya tidak bisa hadir, baik saat di RSPP maupun di Jakarta, namun secara tulus saya tetap mendoakan agar arwah Pak Harto diterima di sisi-Nya,” kata Megawati se-perti dikutip Ari.
Ari juga mengatakan, sejak hari Sabtu malam 26 Januari 2008, Mega berada di Singa-pura untuk melakukan peme-riksaan kesehatan rutin. Se-hingga dengan agenda yang sudah terjadwal, dipastikan Mega tidak bisa hadir melayat ke kediaman Soeharto di Ja-lan Cendana maupun ke pema-kaman di Astana Giribangun.
“Bu Mega sangat bersedih dengan kepergian Pak Harto karena mengingatkan dengan suasana saat meninggalnya Bung Karno, ayahanda Ibu Megawati,” lanjut Ari. Se-mentara itu, sejumlah tamu negara asing mulai datang seperti halnya PM Singapura dan Mantan PM Malaysia Ma-hathir. Sementara banyak pemerintah negara asing yang telah memberikan ucapan bela sungkawa. Di antaranya Jepang dan AS. 
Dalam rilis Kedubes Jepang di Indonesia, Minggu (27/01) disebutkan bahwa PM Jepang Yasuo Fukuda menyampaikan ucapan bela sungkawa kepada Presiden SBY. Menlu Masa-hiko Komuro juga menyam-paikan ucapan senada. Se-dangkan Dubes AS Cameron R Hume sendiri telah melayat Pak Harto di Cendana. Dubes Hume menyampaikan ucapan duka dari pemerintahan AS.
“Pemerintah AS menyam-paikan rasa duka yang men-dalam atas wafatnya mantan Presiden Soeharto. Presiden Soeharto telah memimpin Indonesia lebih 30 tahun pe-riode saat Indonesia meraih kemajuan ekonomi dan sosial yang hebat,” demikian siaran pers Kedutaan Besar AS di Ja-karta.(zal/dtc)

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin