|
|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Minahasa Minut |
28 Januari 2008
|
|
Wagub bantu 1 ton beras di Kampung Ambon
Dinkes Dinilai Lambat Layani Warga Korban Bencana
|
Sedikitnya 14 Kepala Keluarga di Kampung Ambon Desa Likupang II Kecamatan Likupang Timur, ternyata belum mendapat pelayanan kesehatan dari Dinas Kesehatan Minut. Sebagaimana informasi Hukum Tua Likupang II Sarjan Maramis Minggu (27/01), sampai saat ini belum ada pelayanan kesehatan diterima warganya, yang ada hanya survei lokasi petugas puskesmas terdekat.
“Sampai sekarang belum ada pelayanan kesehatan dari Dinas Kesehatan, yang ada hanya sur-vei lokasi oleh petugas puskes-mas terdekat,” kata Maramis saat dihubungi Komentar Minggu (27/01).
Sementara itu, bencana yang hampir merenggut nyawa salah satu warga setempat tersebut, mendapat perhatian serius dari Wakil Gubernur Sulut, Freddy H Sualang dan Ketua DPRD Mi-nut Sus Sualang SPd dengan menyalurkan bantuan 1 ton be-ras Minggu (27/01) kemarin un-tuk meringankan beban korban bencana.
Maramis menambahkan sejak Sabtu (26/01) setidaknya sudah ada bantuan yang masuk dari Pemkab Minut khususnya dari Dinas Sosial berupa 2 karung beras 200 Kg, mie instan 10 kar-ton, dan ikan kaleng dua karton. “Kemudian, bantuan juga da-tang dari Wagub Sulut Freddy H Sualang dan Ketua DPRD Mi-nut Sus Pangemanan SPd, 1 ton beras yang dibawa langsung staf wagub ke lokasi bencana. Tapi dari Dinkes belum ada pelayan-an kesehatan,” terangnya
Keterangan Maramis ini ber-seberangan dengan pernyataan Kabag Humas dan Protokol Pemkab Minut, Jane Mendur SE. Saat menghubungi Komen-tar Minggu (27/01) Mendur mengatakan, Pemkab Minut te-lah turun ke lapangan Sabtu (26/01) pekan lalu dan me-nyalurkan sejumlah bantuan untuk meringankan beban para korban bencana. “Sedikitnya ada 14 Kepala Keluarga (KK) yang terkena musibah tersebut Dinas Sosial sudah turun lang-sung menyalurkan bantuan natura, sedangkan Dinas Ke-sehatan bersama timnya juga, langsung melayani masyarakat lewat pelayanan kesehatan,” jelas Mendur kemarin.
Hal ini juga dikuatkan oleh Kadis Kesehatan Minut, dr Lily Lengkong. Menurutnya, infor-masi tersebut tidak benar, se-bab bagaimanapun juga lokasi bencana dekat dengan pus-kesmas dan rumah dokter pus-kesmas juga kena bencana. “Pada prinsipnya kami sudah memberikan pelayanan, dan jika ada warga yang terluka pasti sudah terlayani.
Bahkan, mengingat dampak psikologis dan kesehatan warga terkena bencana perlu pe-nanganan serius, kami menyia-sati dengan menyediakan Pos-ko Pelayanan Bencana di Pus-kesmas terdekat agar warga korban bencana dapat terla-yani optimal,” tegasnya seraya mengimbau jika ada warga yang kena bencana terserang sakit atau shock jangan segan-segan ke Puskesmas, sebab su-dah disediakan posko pelayan-an dan bebas biaya.(irv)
|
|