|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Politik dan Pemerintahan |
28 Januari 2008
|
|
Empat agenda internasional digelar di 2008
Pemprop Akui Kondisi Infrastruktur Masih Pas-pasan
|
Sedikitnya ada empat agen-da internasional yang akan digelar di 2008 ini, masing-masing Tournament of Flo-wer (ToF), Festival Interna-sional Pemuda Olahraga Ba-hari (FIPOB), Sale Indonesia dan Yacht Rally. Sayang, kon-disi infrastruktur di daerah ini diakui masih pas-pasan.
Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sulut, Ir Alex Wo-wor mengungkapkan, agenda-agenda yang berskala interna-sional tersebut, sebenarnya menjadi peluang bagi peme-rintah maupun pihak swasta untuk menarik hasil positif di berbagai sektor.
“Dengan adanya agenda ini, kita akan kedatangan tamu-tamu dari luar negeri. Jadi ini-lah kesempatan bagi daerah kita untuk bangkit dan me-ngembangkan semua potensi. Namun demikian, jika infra-struktur yang ada di daerah kita tidak menunjang, maka jangan mimpi kita akan me-raih sukses, apalagi sampai menjaring turis-turis untuk datang. Oleh karena itu, se-hubungan hal tersebut, untuk menunjang semua kegiatan yang telah diagendakan, maka jalan sebagai penun-jang sarana transportasi harus ditingkatkan,” papar-nya usai menggelar rapat ko-ordinasi di ruang Asisten II Pemprop Sulut, akhir pekan lalu.
Tak itu saja, selain dilaku-kan peningkatan jalan, Wo-wor juga mengatakan akan ada sejumlah jalan yang dile-barkan. “Sesuai perencanaan yang ada, terdapat sejumlah jalan yang akan dilakukan perbaikan maupun pelebar-an, antara lain jalan Manado- Mapanget. Dan selanjutnya Wori-Likupang-Bitung. De-mikian juga jalan yang ada di Kema hingga Kora-kora, da-lam waktu dekat ini sudah akan direalisasikan,” tukasnya.
Di sisi lain, Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Pemprop Sulut, Dra Marieta Kuntag, dalam kesempatan yang sama mengatakan bah-wa untuk menunjang semua kegiatan berskala internasio-nal itu, Kota Manado saat ini juga tengah berbenah, antara lain dengan bakal dibongkar-nya lokasi Minahasa Raad, yang saat ini disesaki oleh ak-tivitas kaki lima, menjadi ba-ngunan representatif sesuai fungsinya semula, yakni ge-dung DPR pertama Sulut.
“Selain itu juga, untuk me-nunjang potensi komoditi yang ada di Sulut, dalam wak-tu dekat ini juga akan diba-ngun gedung Paradise Promo-tion Center. Di samping itu juga akan dilakukan perbaik-an sarana non fisik lainnya,” kuncinya.(eda)
|
|