|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Berita
Politik dan Pemerintahan
|
28 Januari 2008
|
|
Kadis akui miskin potensi
Minim, Kontribusi Distamben untuk Kas Daerah
|
Kontribusi Dinas Pertamba-ngan dan Energi (Distamben) Sulut untuk mengisi kas dae-rah di Tahun Anggaran 2008 ini, dipastikan tidak akan sig-nifikan. Alasan yang dikemu-kakan adalah tidak dimiliki-nya potensi yang mampu mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Kepala Distamben Sulut, Ir Harry Untu mengungkapkan, kalau pada tahun-tahun se-belumnya, Distamben dapat mengolah aset mesin penge-bor, kini dengan maraknya perusahaan-perusahaan swasta yang melayani jasa pe-nyewaan, maka me-sin-mesin bor yang ada di Distamben ti-dak dilirik lagi. Apa-lagi kondisi mesin-mesin yang ada, ra-ta-rata sudah uzur dan sebagian lagi su-dah rusak.
“Mesin-mesin bor yang kita punyai saat ini, ra-ta-rata sudah tua. Sehingga dengan kondisi yang demiki-an, sulit untuk melakukan pe-kerjaan dengan optimal. Di-tambah lagi, jasa penyewaan alat bor juga sudah mulai ma-rak di kalangan masyarakat. Bahkan fasilitas mesin bor saat ini juga dimiliki Dinas Sumber Daya Air,” ungkapnya.
Dengan kondisi yang demikian, lan-jut Untu, sangat sulit bagi Distamben un-tuk mendapatkan tambahan PAD. “Ba-gaimana kita akan mendapatkan PAD, kalau po-tensi yang kita miliki sangat minim. Sehingga yang dian-dalkan sejauh ini hanya meli-puti ketatausahaan yang kon-tribusinya juga tidak sebera-pa,” katanya tanpa merinci berapa besaran target PAD yang telah ditetapkan.(eda)
|
|