|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Berita
Politik dan Pemerintahan
|
28 Januari 2008
|
|
Wafatnya Soeharto Jangan Jadi Alasan Melancong
|
Wafatnya mantan Presiden RI, Soeharto, diminta tak dimanfaatkan oleh kalangan tertentu, khususnya pejabat pemerintahan dan politisi untuk menyalahgunakan tujuan perjalanan ke luar daerah.
Aktivis Generasi Muda Ma-nado, Fanly Solang mengung-kapkan, sekedar untuk mela-yat dan menyatakan bela-sungkawa, adalah hal yang wajar, mengingat Soeharto juga banyak berbuat bagi ke-makmuran negara dan Bang-sa Indonesia.
Hanya saja, katanya, yang harus dijaga adalah jangan agenda melayat jenazah Soe-harto hanya sebagai dalih sa-ja. “Momentum kematian Soe-harto ini, sudah pasti akan di-manfaatkan kalangan pejabat. Hal ini sulit ditepiskan sebab alasan yang bakalan dikemu-kakan sangat tepat, meskipun saat berada di Jakarta mereka condong ke tempat-tempat hi-buran ketimbang di rumah duka,” ujar Solang.
Sementara Sekretaris DPRD Sulut, Drs Max Raintung, ke-tika dikonfirmasi mengata-kan, sangat mendukung apa-bila ada kunjungan dari DPRD Sulut untuk melayat jenazah mantan Presiden RI. Bagi dia kunjungan itu suatu hal yang wajar sebab merupakan sebu-ah penghormatan dan peng-hargaan yang terakhir.
Menurut Raintung, terlepas dari kebijakan-kebijakan yang mengundang kontra masya-rakat, namun Soeharto juga banyak melakukan terobosan yang sangat berarti bagi ma-syarakat dan bangsa Indone-sia. Sehingga jasa-jasa positif itulah yang wajib dihargai se-luruh rakyat Indonesia. Akan halnya lima Ketua Fraksi DPRD Sulut, hingga berita ini diturunkan, belum berhasil dikonfirmasi.
Sementara itu, Ketua DPD PDIP Freddy H Sualang, me-minta warga PDIP, termasuk warga Sulut, untuk mendoa-kan kepergian Soeharto. Bagi Sualang, sebagai umat yang beragama sudah selayaknya saling memaafkan satu sama yang lainnya. Terlepas dari apa yang pernah dilakukan re-zim Orde Baru yang mema-sung sistim demokrasi di Indonesia selama hampir 32 tahun, Sualang mengajak su-paya masyarakat juga melihat jasa dan pengabdian Soeharto kepada bangsa dan Negara Indonesia.(ran)
|
|