|
|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Ekonomi dan Bisnis |
29 Januari 2008
|
|
Hari Ini Sebanyak 4900 Ton
Semen Masuk di Bitung
|
Kelangkaan semen diprediksi berangsur-angsur akan normal kembali, seiring tambahan pasokan semen di gudang penyimpanan semen Kota Bitung mulai ber-datangan.
Kadis Perindag Sulut, Gemmy Kawatu SE MSi, melalui Ka-subdin PDN Janny Rembet, Se-nin (28/01) kemarin mengata-kan, stok semen saat ini mulai dipenuhi para pabrikan di gu-dang penyimpanan Bitung. Hal tersebut terkait dengan adanya permintaan tambahan pasokan stok semen, sesuai kebutuhan masyarakat yang meningkat drastis saat ini.
Tambahan stok ini, menurut Rembet akan masuk pada hari ini (29/01) di gudang penyim-panan sebanyak 4900 ton, menyusul esok harinya (30/01) akan masuk lagi 5700 ton se-men Tonasa. Jumlah tersebut diprediksi akan mampu meme-nuhi permintaan sejumlah dis-tributor semen, hingga antrian panjang yang terjadi selama ini di gudang penyimpanan ber-angsur-angsur akan berkurang.
Bukan hanya itu, stok tam-bahan, menurut Rembet akan ditambah pada awal Februari nanti. “Semen merk lainnya seperti Bosowa dilaporkan akan dikirim pada awal Fe-bruari sebanyak 3000 ton dan semen Tiga Roda sebanyak 8500 ton,” ujarnya.
Masuknya sejumlah stok semen tersebut telah dilapor-kan tiga distributor semen masing-masing Lucky dari Bosowa dan Hengky dari Tiga Roda ke Disperindag Sulut.
Sementara Kepala Pemasar-an PT Tonasa, Siradjudin juga telah menyampaikan lang-sung saat Asisten II Pemprop dan Kadis Perindag Sulut ber-kunjung ke gudang Tonasa di Bitung beberapa pekan lalu.
Diharapkan Rembet, dengan tambahan pasokan tersebut, maka wilayah Sulut tidak lagi terjadi kelangkaan semen, se-iring dengan telah diaturnya kembali pendistribusian se-men saat ini. Disperindag juga akan tetap melakukan peng-awasan secara rutin ke sejum-lah pengecer yang mencoba menaikkan harga jual di atas HET.
“Kami akan tetap mencari to-ko atau pengecer yang menaik-kan harga semen di atas HET, kalau didapati kami akan tin-dak tegas,” tegas Rembet.(wel)
|
|