|
|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Minahasa Selatan |
30 Januari 2008
|
|
Jadi pusat rempah-rempah dunia
Gubernur Tantang Tahun 2008
Minsel Tak Ada Lahan Tidur
|
Momen bersejarah HUT ke 5 Kabupaten Minsel yang puncaknya digelar Selasa (29/01) kemarin, diperingati Pemkab dan DPRD Minsel melalui sidang paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Minsel Ny Jenny Tumbuan SE di Pondok Serba Guna Teguh Bersinar Kota Amurang.
Hajatan yang dihadiri Sekretaris Provinsi (Sekprov) Sulut, Drs Robby Mamuaya yang mewakili Gubernur Sulut, menjadikan HUT Minsel ke 5 menjadi satu momen indah dan berkesan bagi jajaran Pemkab Minsel. Apa terlebih tahun ini pemerintah sedang gencar-gencarnya mensosialisasikan program menjadikan Minsel sebagai pusat rempah-rempah di daerah Nyiur Melambai Sulut.
Sementara Gubernur Sulut melalui Sekprov Mamuaya dalam sambutannya kemarin, menantang Bupati Minsel Drs Ramoy Luntungan untuk bisa menjadikan Minsel tahun 2008 ini tambah lebih sukses. “Target lain yang tak kalah pentingnya menghindarkan atau membebaskan Minsel dari lokasi-lokasi lahan tidur. Dimana semuanya diharapkan bisa ditumbuh-kembangkan baik untuk lahan pertanian maupun sebagai ladang rempah-rempah dunia yang menjadi tujuan dan harapan Pemkab Minsel kedepan,” kata Sarundajang sebagaimana dikutip Mamuaja.
Dikatakannya, dalam merayakan HUT Minsel ke 5 kali ini ada maksud dan tujuan mulia yang sebelumnya dicanangkan Pemkab Minsel, yakni pencanangan bulan rempah-rempah dunia yang boleh dikata sebagai motivasi kerja bagi warga masyarakat, khususnya bagi para petani untuk bercocok tanam. “Oleh karena itu, sebagai kado Pemrop Sulut ke Pemkab Minsel, pemprop menantang Pemkab Minsel untuk bisa menjadikan semua lahan tidur di Kabupaten Minsel saat ini bisa diberdaya-gunakan. Sehingga kedepan, tidak ada lagi lahan tidur yang belum tersentuh dengan program pembangunan Pemkab Minsel itu sendiri,” jelas Mamuaya.
Sementara itu, Bupati Luntungan dalam sambutannya, mengaku siap memberikan pelayanan terbaik bagi warga masyarakat di Kabupaten Minsel dalam usia ke lima. Sebab itu, ada tiga prinsip kerja yang nantinya akan terus dan terus dipraktekkan pihaknya. Itu terdiri berbuat, berkarya dan berprestasi. Dimana semuanya bisa tercapai kalau seluruh pihak termasuk warga masyarakat Minsel menunjangnya dengan penuh kesabaran maupun ketulusan hati.
”Di usia lima tahun Minsel ini, pihaknya menginginkan untuk terus bekerja, bekerja, dan bekerja. Sehingga nantinya, bisa berprestasi dan mensejahterahkan warga Minsel,” tegas Luntungan disambut aplaus warga yang ada. Hadir dalam kesempatan tersebut, sejumlah perwakilan bupati/walikota se Sulut, first lady Minsel, Ny Hetty Luntungan Mawuntu SPd, Kapolres Minsel, AKBP, Drs John Rori, Dandim 1302 Minahasa, Letkol TNI Udiyanto, dan Ketua PN Tondano, Abraham Leatimea SH.(pen)
|
|